Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

219 Rumah Tidak Layak Huni Siap Bedah Tahun Ini, Bupati HSU Ketok Palu Tanda PK-RTLH Dimulai

M Akbar Radar Banjarmasin • Sabtu, 24 Mei 2025 | 18:30 WIB
MOMEN:Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan ketok palu menandai dimulainya PK- RTLH di Desa Jalan Lurus, Kecamatan Sungai Pandan, Sabtu (24/5/2025).(Foto:M Akbar)
MOMEN:Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan ketok palu menandai dimulainya PK- RTLH di Desa Jalan Lurus, Kecamatan Sungai Pandan, Sabtu (24/5/2025).(Foto:M Akbar)

AMUNTAI - Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) launching program bedah rumah di Desa Jalan Lurus, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (24/5/2025) siang.

Peluncuran ditandai penyerahan sertifikat penerima bantuan, pemasangan helm proyek untuk tukang dan ketukan palu pada papan rumah yang akan dibedah.

Program bedah rumah ini menyasar 219 rumah tidak layak huni di 29 desa yang terdampak di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten HSU.

Untuk lokasi peluncuran program bedah rumah di Desa Jalan Lurus, menyasar delapan kepala rumah tangga, di mana rumah tersebut sudah jauh dari kata layak.

Kades Desa Jalan Lurus, Sarkani mengatakan terima kasih pada Pemkab HSU, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan, serta Disperkim-LH Kabupaten HSU.

“Untuk program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di desa kami, Alhamdulillah mendapatkan delapan unit PK-RTLH,” ujarnya.

Adapun penerima bantuan rehabilitasi ini merupakan warga yang kurang mampu dan melalui verifikasi yang cukup ketat.

Sarkani juga berharap program ini dapat terus berjalan dan jumlahnya terus ditingkatkan.

“Hari ini di Desa Jalan Lurus, Kecamatan Sungai Pandan, ada delapan rumah layak untuk kita bedah,” ujarny H Sahrujani.

Respon masyarakat juga sangat antusias, tentunya lanjut Sahrujani, akan menambah porsi perbaikan rumah, mengingat masih ada rumah warga di HSU, belum layak huni.

“Jadi, dana Rp20 juta, digunakan penerima program untuk belanja material keperluan perbaikan rumah. Sedangkan Rp2,5 juta untuk upah tukang, sehingga program ini betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” sambung Bupati yang akrab disapa H Jani ini.

Sebelumnya, H Jani juga berharap bantuan tidak hanya bersumber dari APBD tahun Berjalan, namun bisa berasal dari dana bantuan provinsi dan pusat. “Kami akan mencoba kerja sama dengan otoritas terkait agar kuota bedah rumah setiap tahunnya bertambah di daerah kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disperkim-LH HSU, Masrai Swajafajar Nejar mengatakan program ini menggunakan anggaran.

Yakni lanjutnya, APBD murni sebanyak 155 unit rumah, dan 64 rumah menggunakan APBD Perubahan 2025. “Total program RTLH tahun ini pada dinas kami 299 unit tersebar di 26 desa dan 10 kecamatan,” terangnya.

Mahrian, penerima program mengaku sangat senang mendapat program, sebab ungkapnya, rumahnya sudah tidak layak huni, bahkan papan yang lapuk kerap membuatnya terperosok. “Terima kasih pada Pemkab HSU atas program bedah rumah ini,” singkatnya.

Launching ini juga dihadiri Ketua TP PKK HSU, Hj Murniati dan Kabid Perkim HSU H Abraham Radi, serta sejumlah undangan lainnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#rumah tak layak huni (RTLH) #Bedah Rumah #Amuntai #Pemkab HSU #Kabupaten Hulu Sungai Utara