Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jemaah Haji Asal Embarkasi Banjarmasin Tersisa 4 Kloter Belum Berangkat, Kepala Kemenag Kalsel Ingatkan Ini

M Oscar Fraby • Kamis, 22 Mei 2025 | 19:30 WIB
KLOTER: Kepala Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin menemui jemaah haji asal Embarkasi Banjarmasin sebelum berangkat ke tanah suci. (Foto: Dokumen Radar Banjarmasin).
KLOTER: Kepala Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin menemui jemaah haji asal Embarkasi Banjarmasin sebelum berangkat ke tanah suci. (Foto: Dokumen Radar Banjarmasin).

BANJARMASIN – Dari 13 kloter jemaah haji asal Embarkasi Banjarmasin, sudah sembilan kloter yang diberangkatkan ke Tanah Suci hingga Kamis (22/5/2025).

Tersisa empat kloter yang belum diberangkatkan.

Keberangkatan terakhir akan dilaksanakan pada 29 Mei mendatang.

Empat kloter itu meliputi jemaah asal Kabupaten Banjar yang akan diberangkatkan Jumat (23/5).

Disusul dari jemaah gabungan asal Banjarmasin, Kotabaru, dan Tanah Bumbu pada Ahad (25/5).

Setelah itu, akan diberangkatkan dari jemaah asal Hulu Sungai Tengah (HST) dan Hulu Sungai Selatan (HSS) pada Selasa (27/5).

Kloter terakhir akan diberangkatkan dari jemaah asal Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Batola, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.

“Kloter terakhir nanti gabungan beberapa jemaah dari kabupaten/kota. Diberangkatkan pada Kamis (29/5) mendatang,” terang Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin.

Ia mewanti-wanti, kepada jemaah yang tersisa ini untuk menyiapkan betul pakaian saat mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Tambrin menyampaikan perihal larangan ihram pada saat akan mengambil miqat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah nanti.

Bagi semua jemaah haji laki-laki agar tidak ada lagi yang memakai baju, sepatu yang menutup mata kaki dan penutup kepala atau kopiah.

Semuanya sudah memakai ihram dengan sempurna.

“Sedangkan bagi perempuan tidak menggunakan cadar atau masker penutup wajah,” pesan Tambrin.

Ia juga mengingatkan, kepada semua jemaah haji apabila memerlukan sesuatu sampaikan langsung kepada petugas atau Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah dan Petugas Kloter lainnya.

Jangan sampai malah merepotkan diri sendiri.

”Terus saling berkoordinasi, dan saling tolong menolong baik dalam satu regu, satu rombongan, maupun kepada semua jemaah haji,” tuturnya.

Mendekati puncak ibadah haji, ia mengimbau kepada seluruh jemaah haji asal Kalsel untuk mulai membatasi aktivitas fisik berat, termasuk mengurangi pelaksanaan umrah sunah berulang-ulang.

“Masih ada sekitar dua pekan, gunakan waktu ini untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” pesan Tambrin.

Jemaah imbaunya agar memperbanyak mengikuti bimbingan manasik haji yang diselenggarakan di hotel tempat pemondokan.

Ini bekal penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan benar.

“Jangan terlalu banyak menguras tenaga untuk kegiatan tambahan seperti ziarah ke luar kota atau umrah sunah berulang. Simpan energi untuk wukuf di Arafah, dan rangkaian ibadah lainnya yang lebih utama,” pesannya.

Thamrin juga mengingatkan kondisi cuaca di Makkah yang diperkirakan mencapai 45 hingga 50 derajat Celsius saat puncak haji.

Karena itu, ia menyarankan jemaah melaksanakan salat fardu di masjid hotel jika dirasa tubuh tidak cukup kuat untuk ke Masjidil Haram.

“Yang penting ibadah tetap jalan, dan fisik tetap bugar,” tutupnya.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Embarkasi Banjarmasin #haji #jemaah #Kemenag