AMUNTAI – Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) melalui program Adaro Nyalakan Ilmu, kembali menunjukkan komitmennya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Wujud nyata dari komitmen tersebut, digelar Pelatihan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) bagi para guru PAUD Imbas Generasi 2.2.
Kegiatan ini dilaksanakan di TK Ananda, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel, Selasa, (14/5/2025). Sebanyak 45 guru dari 13 lembaga PAUD, terdiri atas 11 PAUD Imbas Gen 2.2, serta 2 PAUD Inti Gen 2.0 menjadi pesertanya.
PAUD Imbas Gen 2.2 ini merupakan hasil pengimbasan baru yang dimulai pada tahun 2025, sebagai kelanjutan dari pengimbasan sebelumnya yaitu PAUD Imbas Gen 2.1 yang telah berjalan sejak tahun 2024 dengan jumlah yang sama, yakni 11 PAUD.
Hal ini menjadi bagian dari strategi berjenjang YABN dalam memperluas dampak pendidikan holistik berbasis karakter di wilayah binaan Adaro. Tujuannya memperkuat pemahaman dan keterampilan para pendidik dalam menerapkan pendekatan holistik berbasis karakter untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, baik dari segi intelektual, emosional, sosial, maupun spiritual.
Materi disampaikan tim Indonesia Heritage Foundation (IHF) dan para pendamping lapangan (PL) yang telah berpengalaman mendampingi PAUD binaan di wilayah operasional Adaro. Pemateri dan peserta saling interaktif dan aplikatif, membahas pendidikan karakter, prinsip-prinsip PHBK, komunikasi efektif, ruang kelas berbasis PHBK, hingga praktik membuat display sebagai sarana stimulasi belajar anak.
Yuliawati, Staf Adaro Nyalakan Ilmu sekaligus Penanggung Jawab Program menjelaskan pelatihan bagian dari strategi berkelanjutan mendukung transformasi PAUD di wilayah binaan Adaro. “Pelatihan PAUD Imbas Gen 2.2 ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini, guna menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan. Salah satu peserta, Eka Dewi Sartika, guru dari TKS Sukmaraga, mengaku pelatihan sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru baginya. “Pelatihan ini membuat saya lebih memahami pentingnya pendidikan karakter sejak dini. Saya jadi lebih percaya diri membimbing anak-anak agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap dan empati yang baik,” tuturnya.
Selain memperluas wawasan, pelatihan ini juga memperkuat sinergi antara PAUD Inti dan PAUD Imbas dalam menyebarluaskan praktik baik pendidikan holistik di wilayah masing-masing. YABN berharap hasil pelatihan ini dapat langsung diimplementasikan oleh para guru di kelas, sehingga manfaat pendekatan holistik berbasis karakter dapat dirasakan lebih luas oleh anak-anak usia dini di daerah binaan.
Editor : Fauzan Ridhani