Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bupati HST Temui Menteri PU, Saluran Sekunder Batang Alai Dijanjikan Terealisasi 2026

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Jumat, 2 Mei 2025 | 14:07 WIB

AUDIENSI: Pemerintah Kabupaten HST dipimpin Bupati Samsul Rizal audiensi dengan Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU.
AUDIENSI: Pemerintah Kabupaten HST dipimpin Bupati Samsul Rizal audiensi dengan Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU.
BARABAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) meraih respons positif atas empat usulan program infrastruktur air yang disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU). Kabar baiknya, salah satu proyek besar yaitu penyelesaian saluran sekunder Batang Alai dipastikan direalisasikan pada 2026 mendatang.

Bupati HST Samsul Rizal menyerahkan langsung proposal pembangunan infrastruktur air kepada Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, Rabu (30/4/2025). Empat program yang diajukan meliputi Pembangunan Bendungan Pancar Hanau, Penyelesaian Kolam Regulasi, Pembuatan Polder di Kecamatan Pandawan dan Labuan Amas Utara, serta Penyelesaian Saluran Sekunder Bendungan Batang Alai.

"Alhamdulillah usulan ini juga mendapat respons positif dari pak menteri dan Direktorat Irigasi dan Rawa," ujar Anggota DPRD HST Supriadi, Jumat (2/5/2025). Ia turut mendampingi Bupati saat pertemuan tersebut.

Baca Juga: Bupati Kabupaten HST Buka Perhelatan O2SN Jenjang SD dan SMP Tahun 2025

Khusus untuk proyek saluran sekunder Batang Alai, Direktorat Jenderal Irigasi dan Rawa KemenPU telah menjadwalkan pelaksanaan pada 2026. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi Pemkab HST terlebih dahulu.

"Di tahun 2025 ini Pemkab HST diminta melakukan pembebasan lahan. Ini kendala yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah," ungkap Supriadi.

Politisi PKS itu juga menerangkan bahwa usulan pembangunan polder rawa akan diprioritaskan oleh KemenPU. Pihaknya telah menyampaikan urgensi infrastruktur tersebut untuk kabupaten HST.

Baca Juga: Sistem Rayon Diberlakukan di SPMB Banjarbaru, Ini Alasan Pemko Menerapkannya

"Demikian juga dengan penyelesaian kolam regulasi. Terlepas dari itu, kalau melihat semangat dan kreasi Bupati HST, saya sangat optimis semua usulan itu akan terwujud. Kuncinya perbanyak hubungan baik dan relasi," pungkasnya.

Editor : M. Ramli Arisno
#Polder rawa #infrastruktur air #pembebasan lahan #Bendungan batang #Saluran sekunder