MARABAHAN-Ratusan penjor menghiasi sepanjang jalan Desa Kolam Kanan, Kecamatan Barambai, Kabupaten Barito Kuala (Batola).Penjor tersebut merupakan karya dari perwakilan masing-masing peserta dari 6 Rukun Tetangga (RT) di desa, merayakan Hari Raya Galungan, Rabu (23/4/2025).
Suasana perayaan tahun ini terasa lebih istimewa bagia umat Hindu di Barambai, karena dimeriahkan oleh lomba penjor yang melibatkan berbagai banjar di desa tersebut.Lomba penjor yang digelar sepanjang jalan utama desa menjadi ajang unjuk kreativitas dan simbol kekompakan warga.
Setiap penjor yang dipasang tidak hanya menampilkan keindahan dan nilai estetika tinggi, tetapi juga syarat akan makna religius yang menjadi bagian penting dalam perayaan Galungan. Penilaian lomba dilakukan berdasarkan keunikan desain, kekompakan tim, serta nilai estetika dan spiritual yang terkandung dalam tiap penjor.
Salah seorang warga, Wayan Lestari, mengungkapkan proses pembuatan penjor memerlukan ketelatenan dan waktu yang tidak singkat, serta kerja tim. Penjor terbuat dari daun nipah dan beberapa bahan lainnya."Prosesnya pembuatanya membutuhkan waktu sekitar delapan hari," kata I Wayan.
"Selain mempercantik lingkungan, penjor merupakan bentuk persembahan suci kepada Sang Hyang Widhi," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kolam Kanan Barambai, Eddy Sungkowo, menyampaikan bahwa tradisi memasang penjor merupakan simbol kemenangan dharma (kebaikan) atas adharma (kejahatan), dan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Galungan."Penjor ini merupakan bentuk kemenangan umat Hindu Dharma. Karena itu, warga membuat penjor masing-masing di depan pekaranganya," terangnya,disela penjurian.
Lomba ini diikuti oleh enam RT dengan total peserta sekitar 150 orang. "Dengan adanya lomba ini, diharapkan semangat gotong royong dan pelestarian tradisi tetap hidup di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam perayaan keagamaan," harap Kades.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Barito Kuala, Moch Aziz Cholil, menambahkan bahwa kegiatan lomba penjor ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Hari Raya Galungan, tetapi juga memiliki tujuan jangka panjang untuk pengembangan Desa Kolam Kanan sebagai desa wisata."Kegiatan ini melibatkan Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup sebagai bagian dari upaya mempromosikan potensi budaya dan pelestarian lingkungan," tambahnya.
"Para pemenang lomba penjor nantinya akan diberikan penghargaan berupa trofi sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan dedikasi mereka, dari Camat Barambai dan Pemdes Kolam Kanan Barambai," tutupnya.
Editor : Arif Subekti