AMUNTAI - Miniatur agrominapolitan merupakan konsep pertanian, perikanan sampai peternakan yang terintegrasi dalam satu kawasan, dikunjungi Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hero Setiawan, Kamis (17/4/2025).
Lokasinya berada di RT 03, Desa Pinang Habang, Kecamatan Amuntai Tengah, dan menjadi binaan Kelompok Budidaya Santika Karya Mandiri.
Kelompok ini dibina langsung Ibramsyah sebagai kelompok budidaya tersebut.
Wabup HSU, Hero Setiawan, mengajak , Ibramsyah ini salah satu petani yang maju secara konsep.
Dimana lanjut Iwan sapaan akrab wabup, kelompoknya mampu memanfaatkan kondisi karakter wilayah daerahnya yang dikelilingi perairan rawa.
“Ini menarik, sebab beliau (Ibramsyah) tidak memaksakan wilayah yang ada rawanya ini hanya untuk perikanan semata,” ujarnya pada media ini, Minggu (20/4/2025).
Bahkan lanjut wabup, saat melakukan kunjungan di lokasi tersebut, Ia melihat Ibramsyah, memanfaatkan rawa sebagai budidaya ikan, di atas rawa dijadikan lahan pertanian dan peternakan.
“Jadi ada ternak ayam pedaging, ternak sapi bahkan perkebunan kecil memanfaatkan selasar titian kayu dengan menanam sayur baik tomat dan buah seperti pepaya. Jadi saya melihat miniatur Agrominapolitan ini di lokasi,” ungkapnya.
Bahkan pakan untuk ternak dan pelet ikan semua dikelola secara mandiri dengan memanfaatkan mesin pembuat pakan.
Jika Agrominapolitan ini dilakukan secara maksimal , tentunya dapat dipastikan Kabupaten HSU, mampu menjadi penyangga pangan di kawasan Kalsel dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Sinergitas diperlukan semua instansi terkait dan masyarakat, dalam mewujudkan Agrominapolitan ini. Dan miniaturnya sudah dapat dilihat di Desa Pinang Habang,” ungkapnya.
Sementara itu, Ibramsyah, mengatakan, pihak masih perlu advokasi dari pemerintah daerah dalam pengelolaan limbah, seperti kotoran sapi, ayam bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.
“Jadi kami harap dibantu baik bidang perikanan dan peternakan. Bagaimana mestinya untuk mengembangkan usaha ini lebih maksimal” lengkapnya.
Editor : Arif Subekti