BARABAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) akan membangun Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa bernama Murakata Language and Culture Centre (MLCC).
Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar mengatakan UPT Bahasa ini akan menjadi yang pertama di Kalimantan, bahkan di Indonesia.
"Satu-satunya di Indonesia yang diprakarsai oleh pemerintah daerah," klaimnya, Rabu (16/4/2025).
Anhar menambahkan, UPT ini merupakan langkah strategis Pemkab HST untuk pengembangan sertifikasi bahasa internasional, serta peningkatan sumber daya manusia.
Pemkab HST juga akan bekerja sama dengan Briton Education Mercu Buana Student Language and Support Center dalam pengembangan UPT ke depan.
"Pendirian UPT Bahasa atau Murakata Language and Cultural Centre akan dijadikan program prioritas Bupati HST pada tahun 2026 mendatang," ungkapnya.
Saat UPT Bahasa terbentuk tahun depan, maka UPT ini akan memfasilitasi siswa, mahasiswa, profesional, maupun ASN untuk sertifikasi Bahasa Internasional.
Karena di kabupaten lain tidak memiliki UPT Bahasa, maka UPT ini juga akan mewadahi warga dari daerah lain, baik untuk kebutuhan pendidikan ataupun tenaga kerja.
"Dalam kerja sama nantinya, Pemkab HST akan menduplikasi sistem kerja dan berbagai hal dari Briton itu sendiri," jelasnya.
Anhar mengatakan program ini mendapat dukungan penuh dari Bupati HST Samsul Rizal.
Sebab UPT Bahasa berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pendidikan.
Terobosan ini merupakan langkah yang unik dikarenakan sangat jarang Pemerintah Daerah menggali potensi pendapatan dari sektor pendidikan.
"Ini merupakan terobosan dari Bupati HST Samsul Rizal. Selain meningkatkan sisi sumber daya manusia, juga ada sisi peningkatan ekonomi melalui PAD," pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto