MARTAPURA – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik Banjarbaru Support Office (BBSO) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kelompok rentan dengan menyalurkan beasiswa pendidikan kepada penyandang disabilitas di Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan, Sungai Paring, Martapura, Selasa (15/4/2025).
Beasiswa diberikan kepada dua penyandang disabilitas netra yang mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan tinggi, masing-masing ke STAI Darussalam dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Perwakilan manajemen PAMA BBSO, Prihadi Suseno menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung inklusivitas dan kesetaraan.
“Tahun 2030 harapannya 30 persen karyawan kami wanita untuk mendukung kesetaraan gender, dan kami juga sudah mempekerjakan penyandang disabilitas, termasuk di PAMA BBSO dan Palangkaraya,” jelasnya.
Prihadi menambahkan, kehadiran perusahaan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar. “Saya sangat terharu dan tersanjung bisa ikut dalam acara hari ini, apalagi tadi ada penampilan luar biasa dari anak-anak disabilitas, siswa SMA, dan mahasiswa. Ini semangat yang kuat dan harus dijaga. Kita ingin membangun mindset bahwa mereka bisa bersaing, layak tanding dan layak banding di luar,” ujarnya.
Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, turut mengapresiasi langkah PT PAMA.
“Kami dari Pemprov Kalsel sangat mengapresiasi bantuan ini, karena sangat membantu anak-anak untuk melanjutkan kuliah,” ucapnya.
Rifai berharap semoga mereka yang menerima bantuan ini nantinya bisa mandiri dan ke depan bekerja di kantor, perusahaan, atau bidang lainnya.
”Semoga ke depan lebih banyak penerima dan perusahaan yang ikut berkontribusi, apalagi visi misi Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya dukungan bagi penyandang disabilitas,” jelasnya.
“Bantuan ini sangat berharga, apalagi yang menerima adalah disabilitas netra yang ingin kuliah. Kami tadi juga berbincang dengan pihak PAMA, insya Allah mereka akan kembali dan membantu lagi sesuai kebutuhan prioritas. Semoga panti ini bisa lebih berkembang, maju, dan mandiri,” ucap Jumri.
Editor : Nurhidayat