Proyek ini direncanakan rampung dalam lima tahun masa jabatan Gubernur Kalsel H Muhidin dan Wakil Gubernur H Hasnuryadi Sulaiman.
Kepala Dinas PUPR Tapin, Rizkan Noor, menjelaskan bahwa Pemkab Tapin telah memiliki rencana serupa untuk membangun ruas jalan Binderang-Binuang yang bisa diintegrasikan dengan proyek provinsi tersebut.
"Untuk pembangunan ruas jalan Binderang-Binuang baru sedikit terealisasi," ucap Rizkan saat ditemui, Jumat (11/4/2025).
Menurut Rizkan, dari total panjang 27 kilometer, baru sekitar 3 kilometer yang terealisasi, yaitu jalan dari Terantang sampai Binderang.
"Untuk selanjutnya yang sudah dilakukan pembebasan lahan yakni di jalan Terantang sampai ke Bungur sepanjang 4 kilometer," tambahnya.
Terkait rencana Provinsi Kalsel, Rizkan menegaskan dukungan penuh dari Pemkab Tapin.
"Namun untuk sekarang kita masih menunggu dari pihak Provinsi untuk membahas terkait hal tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tapin, Achmad Riduan Syah, melalui sambungan telepon mengungkapkan dukungan dan apresiasinya terhadap wacana tersebut.
"Semoga pembuatan jalan ini segera terealisasi. Karena dari pandangan saya sangat membantu arus lintas, terutama pengalihan angkutan mobil yang besar," ujarnya.
Menurut Achmad, jalan baru tersebut nantinya bisa digunakan untuk angkutan beban berat. "Sementara jalan utama kita di A Yani, akan lebih terjamin dan terlihat rapi," tuturnya.
Ia mengakui bahwa rencana pembukaan jalan Binderang-Binuang sudah pernah dibahas saat ia menjabat sebagai Ketua sementara DPRD Tapin.
"Waktu itu memang kendala karena anggaran, jadi akan dilakukan secara bertahap," ungkapnya.
"Namun karena ada keinginan dari Gubernur pembukaan jalan baru, bisa dicocokkan dengan rencana kita di Tapin," tambah Achmad, menekankan potensi sinergi antara rencana provinsi dan kabupaten.
Editor : M. Ramli Arisno