Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Untuk Pertama Kalinya, Hari Jadi Tanah Bumbu Diperingati dengan Upacara Bendera

Zulqarnain RB • Selasa, 8 April 2025 | 20:16 WIB
HORMAT: Bupati Andi Rudi Latif hormat kepada bendera merah putih dengan mengenakan baju adat Bugis. (Foto: Prokopim Tanah Bumbu untuk Radar)
HORMAT: Bupati Andi Rudi Latif hormat kepada bendera merah putih dengan mengenakan baju adat Bugis. (Foto: Prokopim Tanah Bumbu untuk Radar)

BATULICIN - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu ke-22 tahun ini terasa berbeda. Untuk pertama kalinya, seremoni digelar dalam bentuk upacara bendera, sesuai Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2025 tentang Petunjuk Pelaksanaan Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu.

Sebelumnya, rangkaian peringatan hari jadi hanya diisi dengan acara keagamaan, yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lalu dilanjutkan dengan zikir, selawat, ceramah agama, dan doa bersama.

Para peserta dan undangan sebelumnya mengenakan pakaian muslim serba putih, namun tahun ini mereka mengenakan pakaian adat Nusantara.

Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati ini dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, Selasa (8/4).

Ia menyebut momen ini sebagai bentuk syukur kepada Tuhan dan penghormatan kepada para pendiri bangsa.

“Setiap pemimpin dan pemerintahan punya masa untuk berbakti dan bekerja keras membangun daerah tercinta ini,” ujar Andi Rudi Latif.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Tanah Bumbu.

Bupati menekankan pentingnya melanjutkan estafet pembangunan yang telah dirintis oleh para pemimpin sebelumnya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga menegaskan kembali visinya melalui ajakan “Tanah Bumbu BerAKSI”—singkatan dari Akomodatif, Kerja, Sistematis, dan Inovatif.

Dengan semangat itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk memajukan Tanah Bumbu lewat penguatan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Ia menyatakan, hari jadi kabupaten merupakan momen penting untuk merefleksikan perjalanan panjang Tanah Bumbu.

Ia mengakui kemajuan yang telah dicapai berkat kolaborasi berbagai pihak. Namun, ia mengingatkan tantangan di sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masih harus dihadapi ke depan.

“Semoga apa yang kita niatkan dan kerjakan melalui aksi nyata dapat menjadi nilai ibadah dengan mengharap rida dari Allah SWT,” ucapnya.

 

Editor : Arif Subekti
#kalimantan selatan #upacara #Hari Jadi #Tanah Bumbu