Hingga H+3 Idulfitri, lebih dari 4.000 pengunjung telah memadati situs peninggalan Kerajaan Negara Dipa tersebut.
Kepala Bidang Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) HSU, Hj Rahmawati, mengungkapkan terjadi lonjakan signifikan jumlah pengunjung selama periode liburan.
"Hari raya pertama ada 350 orang pengunjung. Di H+2 ada 1.540 orang dan di H+3 meningkat 100 persen menjadi 2.119 pengunjung baik anak dan dewasa," ujarnya mewakili Kadisdikbud Rahman Heriadi, Kamis (3/4/2025).
Rahmawati memprediksi jumlah pengunjung akan terus bertambah selama masa liburan Lebaran.
Menurutnya, Candi Agung memang selalu menjadi destinasi favorit, terutama bagi perantau yang pulang kampung.
Hal ini dibenarkan oleh Ria, wisatawan asal Kalimantan Timur yang mengaku rutin mengunjungi Candi Agung setiap kali pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
"Kami asli Amuntai dan tinggal di Kaltim. Kalau pulang kampung pasti ke objek wisata ini," ungkapnya saat ditemui di lokasi, Rabu (2/4/2025).
Melihat antusiasme pengunjung yang tinggi, Hj Rahma—sapaan akrab Rahmawati—mengimbau kepada seluruh wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan area wisata.
"Sampah makanan dan minuman dibuang pada tempat yang disediakan di area wisata," imbaunya.
Candi Agung merupakan salah satu situs purbakala peninggalan Kerajaan Negara Dipa yang menjadi kebanggaan masyarakat HSU.
Lokasinya yang strategis dan nilai sejarahnya yang tinggi menjadikan objek wisata ini selalu ramai dikunjungi, terutama saat momen liburan seperti Lebaran.
Editor : M. Ramli Arisno