Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jelang Lebaran Taksi Colt Justru Sepi Penumpang, Begini Curhatan Sopir di Kalsel

Endang Syarifuddin • Rabu, 26 Maret 2025 | 15:04 WIB
HILANG KEJAYAAN: Trayek taksi colt di Terminal Pal 6 Banjarmasin, Kalsel terlihat sepi. Sampai jam 3 sore, masih belum ada penumpang yang datang.(Foto : Endang/Radar Banjarmasin)
HILANG KEJAYAAN: Trayek taksi colt di Terminal Pal 6 Banjarmasin, Kalsel terlihat sepi. Sampai jam 3 sore, masih belum ada penumpang yang datang.(Foto : Endang/Radar Banjarmasin)

BANJARMASIN – Lebaran biasa menjadi momen bagi sopir taksi colt meraup rezeki.

Tapi itu dulu. Sekarang nasib mereka hidup segan, mati tak mau.

Seperti terpantau di Terminal Pal 6 Banjarmasin, Rabu (26/3/2025) siang.

Pemudik yang naik angkutan Antar Kabupaten Dalam Provinsi (AKDP) dapat dihitung dengan jari.

Sebagai sopir, Ardian menuturkan kondisi ini sudah berlangsung sangat lama, seiring meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi.

"Kami sudah bersaing dengan travel, ditambah dengan transportasi umum milik pemerintah. Membuat kami semakin tercekik," keluhnya.

Menurutnya, kehadiran transportasi umum milik pemerintah seperti Trans Banjarbakula semakin memperburuk keadaan.

Ia berharap pemerintah dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan, mengingat hal ini berdampak langsung pada mata pencaharian mereka.

Ardian mengungkapkan bahwa bisa mendapatkan beberapa penumpang dalam sehari saja sudah merupakan keberuntungan.

"Untung-untungan, kalau ada syukur. Kalau tidak ada, ya tidur saja. Kalaupun narik, terkadang cuma cukup menutupi ongkos bensin," ujarnya.

Selain minimnya penumpang, para sopir juga mengandalkan angkutan barang.

Namun pendapatan dari sektor ini juga tidak signifikan, karena jarang ada pengiriman barang yang penuh.

Lalu apa saran mereka terhadap pemerintah ?

Ia melihat bahwa pemerintah daerah lebih mengetahui mengenai hal ini.

Para sopir berharap pemerintah dapat memberdayakan mereka agar dapat terus mencari nafkah tanpa kehilangan rezeki.

"Saya rasa pemerintah tahu kondisi kami, tinggal bagaimana mereka saja lagi. Ya harapannya walaupun banyak bus-bus ini, paling tidak berdayakan kami," cetus dia.

Kepala UPTD Terminal Tipe B dan Trans Perkotaan, M Ihwanul Muslimin mengungkapkan bahwa jumlah penumpang Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) jelang Lebaran mengalami peningkatan.

Tapi jumlahnya tidak terlalu signifikan.

Hanya sekitar lima persen.

“Taksi AKDP juga meningkat, tapi tidak terlalu nampak seperti zaman kejayaannya dulu. Yang terlihat justru pemudik menggunakan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP),” banding Ihwanul.

Editor : Eddy Hardiyanto
#taksi colt #sepi penumpang #Kalsel #lebaran