Pelatihan ini meliputi pemahaman teori dan praktik langsung mengenai tata cara memandikan jenazah, mengkafani, dan menyolatkan jenazah.
Plt Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Rahmad Pijati, menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada warga binaan dalam pengurusan jenazah sesuai syariat Islam.
"Alhamdulillah, para warga binaan antusias mengikuti kegiatan ini," ucapnya pada Selasa (25/3/2025).
Rahmad sangat mendukung adanya kegiatan edukatif bagi warga binaan, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai keagamaan.
"Ini sangat membantu dalam pembinaan moral dan spiritual mereka selama menjalani masa hukuman," tambahnya.
Para warga binaan menyambut pelatihan ini dengan antusias dan mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk belajar dan memahami proses pengurusan jenazah secara langsung.
"Semoga kegiatan positif seperti ini terus berlanjut," harapnya.
Salah satu mahasiswa KKN UIN Antasari, Rizky Pasha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat untuk membekali warga binaan dengan ilmu yang bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
"Kami berharap ilmu yang diberikan dapat menjadi bekal bagi mereka, sehingga bisa diaplikasikan saat kembali ke masyarakat," ujarnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi mereka," pungkas Rizky.
Editor : M. Ramli Arisno