Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Warga Banjarbaru Temukan Sarang Lebah di Lemari Dapur, Metode Bakar Digunakan Damkar Untuk Mengatasinya

Bayu Aditya Rahman • Jumat, 21 Maret 2025 | 14:11 WIB
METODE BAKAR: Petugas UPT Damkar Banjarbaru mengevakuasi sarang lebah madu yang bersarang di dalam lemari dapur rumah warga, Selasa (18/3) malam. (Foto: UPT Damkar Banjarbaru)
METODE BAKAR: Petugas UPT Damkar Banjarbaru mengevakuasi sarang lebah madu yang bersarang di dalam lemari dapur rumah warga, Selasa (18/3) malam. (Foto: UPT Damkar Banjarbaru)

BANJARBARU – Petugas UPT Damkar Banjarbaru berhasil mengevakuasi sarang lebah madu di dalam lemari dapur rumah warga di Jalan Jafri Zam Zam, Kemuning, Banjarbaru Selatan.

Penanganan lebah dengan metode bakar.

Komandan Regu Tiga UPT Damkar Banjarbaru, Agus Budianto menceritakan bahwa laporan diterima pihaknya Selasa (18/3/2025) siang sekitar pukul 12.00 Wita.

Namun, tim baru diterjunkan pada malam harinya.

"Kami memilih menangani pada malam hari, karena lebah cenderung lebih tenang dalam kondisi gelap. Ini untuk mengurangi risiko lebah menyebar dan membahayakan warga sekitar," jelasnya pada Jumat (21/3/2025).

Dari cerita pemilik rumah, Sayed mengaku kaget ada sarang lebah berukuran lumayan besar di dalam lemari dapurnya yang jarang digunakan.

"Saya baru tahu hari itu juga. Cukup kaget, karena dapur sering digunakan untuk aktivitas sehari-hari, tapi tidak tahu kalau ada sarang lebah di dalamnya (lemari, red)," kata Agus mengutip keterangan Sayed.

Khawatir dengan keselamatan keluarganya, Sayed langsung menghubungi call center Damkar Banjarbaru untuk meminta bantuan.

Evakuasi yang dilakukan pada Selasa malam itu melibatkan empat personel Damkar yang menggunakan teknik media bakar.

Agus menegaskan bahwa metode ini tidak bisa dilakukan sembarangan, dan membutuhkan keahlian khusus.

"Jangan asal bakar saja, ada teknik khususnya. Kalau tidak tahu caranya, malah bisa berbahaya," tegasnya.

Petugas membawa beberapa peralatan, di antaranya tabung gas melon, selang pompa angin, pipa kecil penghubung, serta semprotan serangga untuk mengatasi lebah yang masih bertahan atau menyerang.

Operasi berjalan selama sekitar 30 menit, mulai dari persiapan hingga pembersihan area.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sarang lebah tersebut diperkirakan sudah berusia satu hingga dua bulan, dengan empat papan sarang madu di dalamnya.

"Alhamdulillah, semua beres tanpa ada masalah, dan dapur bisa kembali digunakan dengan aman," pungkas Agus.

Editor : Eddy Hardiyanto
#sarang lebah #damkar #metode bakar #warga banjarbaru