MARTAPURA – Tim Metrologi dari Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di empat titik SPBU, Senin (17/3). Lokasi beroperasinya di jalur mudik wilayah Kabupaten Banjar, yakni di Kecamatan Astambul dan Mataraman.
Satu per satu unit pompa, alat ukur, hingga ketepatan takaran BBM di masing-masing pom bensin tersebut diperiksa secara teliti oleh Tim Metrologi.
Kepala DKUMPP Banjar, I Gusti Made Suryawati mengatakan sidak ini dilakukan untuk menjamin keamanan stok dan takaran BBM menjelang momen mudik Idulfitri 1446 H. “Terutama untuk empat titik yang kami periksa hari ini, karena mereka operasionalnya berada di jalur mudik wilayah Kabupaten Banjar,” ucapnya di sela sidak.
Selain itu, tambah Made, sidak ini juga sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat di sepanjang jalur mudik dari potensi kecurangan takaran BBM yang dijual. Mereka pun memastikan volume mesin pompa sesuai dengan yang ditentukan dengan melakukan tera ulang kembali.
Sebelum ini, Made mengaku juga sudah memeriksa SPBU lain yang juga termasuk dalam jalur mudik. Tepatnya di wilayah Kecamatan Simpang Empat, Gambut, dan Kertak Hanyar. “Dalam sidak, kami juga bekerja sama dengan Polres Banjar,” ujarnya.
Made menjelaskan, sidak ini memastikan tidak ada tanda tera yang putus, konstruksi dan perkabelan sesuai dengan standar, memastikan kebenaran volume pompa ukur BBM, sehingga tidak ada kecurangan yang dilakukan pelaku usaha.
“Dari hasil sidak dan pengujian terhadap sampel Pertalite, Pertamax, Dexlite dan Solar di empat SPBU Astambul dan Mataraman ini aman, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” terang Made.
Pengawas SPBU di Kecamatan Astambul, Muhammad Rizkon menyambut baik pemantauan dari DKUMPP. “Alhamdulillah, dari peninjauan SPBU kami sudah sesuai,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan tersebut jadi penegasan bahwa aktivitas penjualan BBM di SPBU Astambul memang sudah benar dan sesuai aturan. “Supaya konsumen tidak perlu khawatir,” tukasnya.
Selain itu, Rizkon menuturkan bahwa saat ini pihaknya sudah juga menerapkan apa yang sudah diperintahkan Pertamina, khususnya untuk pembelian BBM jenis pertalite. “Jika ada konsumen yang minta bantuan pendaftaran, kita juga melayani dan siap membantu,” tutupnya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief