Pantauan Radar Banjarmasin pukul 21.00 WITA menunjukkan hanya sekitar 10 pedagang pakaian yang membuka lapak. Sebagian besar kios masih tutup.
Seorang pengunjung, Untari mengaku datang setelah mendapat informasi dari teman. Ia ingin membeli baju lebaran anaknya, namun tidak menemukan banyak pilihan.
“Tadi pas datang lihat yang buka masih sedikit. Padahal tahun lalu di sini ramai, saya sempat beli kue kering buat lebaran juga,” kata warga Guntung Payung ini.
Salah seorang pedagang, Risma mengatakan awalnya ia juga ragu untuk buka karena suasana yang masih sepi.
“Saya sudah terlanjur mau buka, tapi ternyata banyak pedagang lain yang masih pikir-pikir. Mungkin takut gak banyak pembeli,” katanya.
"Alhamdulillah buka perdana malam ini ada aja yang datang dan beli," tambahnya.
Ia menceritakan bahwa biasanya tahun-tahun sebelumnya, para pedagang mulai buka setelah salat magrib dan berjualan hingga pukul 22.00 WITA.
Pedagang pakaian lainnya, Mama Lintang, mengaku sudah mulai berjualan sejak Jumat (15/3).
“Kemarin saya survei dulu, ternyata masih sepi. Tapi kalau gak ada yang mulai buka, toko lain pasti ragu juga mau buka, jadi saya coba ramaikan lebih dulu,” katanya.
Menurutnya, kemungkinan pembeli juga terbagi dengan adanya pameran di Lapangan Murjani.
Meski demikian, para pedagang berharap situasi akan lebih baik dalam beberapa hari ke depan. Mereka berharap lebih banyak pedagang yang ikut membuka lapak agar suasana lebih ramai.
“Kalau berkaca dengan ramadan tahun lalu memang ramainya waktu tujuh hari mau lebaran. Alhamdulillah walau sepi kalau buka toko, ada aja sih pembelinya,” ujar Mama Lintang.
Editor : Sutrisno