Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pesantren Ramadan untuk Gen Z dan Alfa di Masjid Al-Jihad Banjarmasin

Maulana Radar Banjarmasin • Sabtu, 8 Maret 2025 | 06:15 WIB
PESANTREN KILAT: Ratusan siswa dan mahasiswa mengikuti halaqah di Dikram Masjid Al-Jihad Banjarmasin, Jumat (7/3).
PESANTREN KILAT: Ratusan siswa dan mahasiswa mengikuti halaqah di Dikram Masjid Al-Jihad Banjarmasin, Jumat (7/3).

BANJARMASIN – Ratusan siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan mahasiswa mengikuti Pendidikan Ramadan (Dikram) 2025 di Masjid Al-Jihad Banjarmasin.

Pesantren Ramadan ini diselenggarakan Angkatan Muda Masjid Al-Jihad (AMMA). Berlangsung selama tiga hari, Jumat (7/3) sampai Ahad (9/3).

Pesantren kilat untuk gen Z dan Alfa ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda.'

Para peserta tampak bergembira. Seperti dua bersaudara Ahmad Zayyid Jaidan (11) dan Ahmad Zihada Mirza (10).

"Ikut kegiatan di sini baru tahun ini, sebelumnya di masjid lain," sahut Jaidan.

Di hari pertama, mereka mengikuti pembukaan, perkenalan, dan pembentukan kelompok belajar.

"Kegiatannya ramai, tidak bikin jenuh dan bosan, bisa dapat teman baru. Pokoknya seru!" timpal Mirza.

Muhammad Nabil Al Ghazali selaku ketua pelaksana mengatakan, materi diberikan sesuai usia dan taraf pemahaman peserta.

"Sebenarnya tidak ada batasan antara peserta anak dan dewasa. Di sini mereka bisa saling belajar satu sama lain," ujarnya.

"Seperti salat fardu dan salat fardu kifayah jenazah," sebutnya.

Nabil mengatakan, salat adalah tiang agama. Maka bagian "fondasi" inilah yang ditekankan pemateri.

"Materi juga diselingi lomba ringan supaya suasananya tetap ceria, seperti memanah, permainan sunah," sambungnya.

Nabil menyadari, melihat peserta gen Z dan Alfa yang sebenarnya sangat digital, dengan sumber informasi yang melimpah dari internet, tetapi kenyataannya pemahaman agama mereka masih terbatas.

"Walaupun materinya tidak banyak, tidak seperti pesantren kilat di tempat lain, semoga yang sedikit ini dapat membekali peserta dan berdampak besar bagi mereka," harap Nabil.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Pesantren #banjarmasin #Masjid #ramadan