Politikus dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menekankan perlunya kolaborasi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan kepolisian untuk menggelar operasi cipta kondisi secara rutin.
Aliansyah menyatakan, "Tidak hanya penertiban minuman beralkohol dan norma kesusilaan, tetapi juga harus ada penanganan terhadap tawuran remaja dan aksi gangster yang meresahkan masyarakat."
Baca Juga: Hujan Deras di Tapin, Banjir Kepung Kecamatan Binuang, Puluhan Rumah Terendam
Ia merekomendasikan agar patroli dilakukan minimal dua kali dalam sepekan, terutama pada malam Sabtu dan Minggu di setiap kecamatan.
Menghadapi bulan Ramadan, Aliansyah berpendapat bahwa operasi rutin dapat meminimalisir terjadinya tawuran remaja.
"Penting bagi kita semua untuk menjaga suasana yang damai, agar Ramadan benar-benar menjadi bulan yang penuh berkah bagi semua," ujarnya.
Baca Juga: Balap Liar di Kawasan Lapangan Murjani Banjarbaru Dibubarkan
Aliansyah juga mengingatkan orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak remaja mereka.
"Orang tua harus memperhatikan anaknya, kemana saja mereka berteman dalam keseharian, jangan terlalu malam pulang ke rumah," pintanya.
Sebelumnya, pada Senin (3/3/2025) dini hari, anggota Polsek Banjarmasin Selatan berhasil mengamankan 21 remaja.
Baca Juga: Ayam Potong di Banjarbaru Ramai Diserbu Pembeli
Mereka diduga akan melakukan tawuran di Gang Gandapura, Jalan Tembus Mantuil.
Dalam patroli yang berlangsung dari pukul 01.00 hingga 05.00 WITA itu, polisi juga menyita delapan unit sepeda motor dan sejumlah senjata tajam di sekitar lokasi.
Editor : M. Ramli Arisno