Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banjarmasin Darurat Sampah, Gubernur Sarankan Lahan di Batola

Riyad Dafhi Rizki • Kamis, 6 Maret 2025 | 10:24 WIB
SERTIJAB: Gubernur Kalsel, Muhidin menyerahkan SK Mendagri kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin dan Ananda.
SERTIJAB: Gubernur Kalsel, Muhidin menyerahkan SK Mendagri kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin dan Ananda.

BANJARMASIN – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin dan Ananda telah menjalani prosesi serah terima jabatan (sertijab).

Sertijab dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin di Mahligai Pancasila, Jalan R Soeprapto, Banjarmasin Tengah, Rabu (5/2) sore.

Dalam kesempatan tersebut, Yamin dan Ananda juga menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri.

"Alhamdulillah, hari ini kami menerima SK dari Presiden Prabowo Subianto yang diserahkan Bapak Gubernur," ujar Yamin.

Tantangan besar yang langsung menanti kepemimpinan Yamin dan Ananda adalah situasi Banjarmasin yang belum keluar dari status darurat sampah.

"Kita akan terus menjalin koordinasi, baik dengan Pak Gubernur maupun masyarakat. Meski masih tahap awal, kami akan bergerak dan menyusun langkah-langkah strategis," kata Yamin.

Ibnu Sina yang kini menyandang status sebagai mantan wali kota dua periode berpesan kepada suksesornya.

"Saya berharap Pak Yamin dan Bu Ananda dapat melanjutkan pekerjaan yang belum selesai, terutama masalah sampah dan parkir liar," katanya.

"Di akhir masa jabatan saya, kemunculan masalah sampah ini memang tak terduga. Saya sebenarnya tak ingin mewariskannya. Tetapi masalah yang diawali penutupan TPAS Basirih ini menjadi turbulensi yang tidak terduga. Semoga mereka bisa menuntaskannya," harap Ibnu.

Ia juga meminta masyarakat Banjarmasin untuk mendukung kepemimpinan baru ini.

Dalam kesempatan yang sama, Muhidin berpesan agar masalah sampah menjadi prioritas utama Yamin dan Ananda.

"Persoalan ini sangat riskan dan perlu segera diselesaikan," tegas mantan Wali Kota Banjarmasin tersebut.

Untuk membantu pemko, Muhidin telah menginstruksikan pengelola Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Banjarbakula untuk beroperasi 24 jam.

Dia juga merekomendasikan agar Banjarmasin mencari lahan di kabupaten tetangga sebagai tempat transit dan pemilahan sampah.

"Barito Kuala sudah menyatakan kesediaan menyediakan lahan jika Banjarmasin memerlukan. Ini bisa dipertimbangkan," saran Muhidin.

Sementara itu, Ketua DPRD Banjarmasin, Rikval Fachruri menyebut tawaran itu bisa dipertimbangkan.

"Tetapi perlu dikaji, mengingat kontur lahan Banjarmasin dan Barito Kuala yang sama-sama rawa. Jangan sampai kita mengulangi kesalahan yang sama," kata politikus Partai Golkar itu.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#gubernur #banjarmasin #sertijab #pelantikan #wali kota #Sampah