Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pembebasan Lahan Belum Selesai, Begini Progres Revitalisasi Sungai Veteran Banjarmasin...

Riyad Dafhi Rizki • Rabu, 5 Maret 2025 | 09:22 WIB
PROYEK: Progres pengerjaan revitalisasi Sungai Veteran telah mencapai 20 persen.
PROYEK: Progres pengerjaan revitalisasi Sungai Veteran telah mencapai 20 persen.

BANJARMASIN – Progres revitalisasi Sungai Veteran yang dikerjakan dengan dana program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) baru mencapai 20 persen.

Progres tersebut disampaikan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III saat beraudiensi ke Balai Kota, Selasa (4/3).

Kepala BWS Kalimantan III, I Putu Eddy Purna Wijaya mengatakan ini bagian dari tahap pertama dari empat tahap revitalisasi yang direncanakan.

Tahap pertama merevitalisasi sepanjang 900 meter, dari samping Taher Square sampai Jalan Simpang Ulin dengan anggaran mencapai Rp 209 miliar.

"Kami targetkan pengerjaan tahap pertama selesai pada September tahun 2026 depan. Jadi masih ada waktu lebih dari setahun," ujarnya.

Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pemasangan sheet pile di sisi kiri dan kanan sungai untuk mempertahankan lebar sungai.

Selain itu, proyek ini juga mencakup pembangunan lima jembatan penghubung, jalan inspeksi, serta pemasangan pintu air dengan mesin pompa yang akan mengalirkan limpasan Sungai Veteran ke Sungai Martapura.

Eddy mengaku tak menghadapi kendala berarti. "Semua masalah utilitas sudah kami selesaikan dengan baik. Semoga proyek ini berjalan sesuai rencana," bebernya.

Ia juga mengimbau masyarakat pengguna jalan di sekitar proyek untuk lebih berhati-hati karena adanya aktivitas alat berat.

Meski progres berjalan cukup baik, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah mengakui pembebasan lahan masih menjadi persoalan.

Beberapa lahan yang belum terbebaskan adalah Taher Square dan sebagian lahan di Kelenteng Soetji Noerani.

"Pengukuran lahan di Taher sudah selesai, dan selanjutnya akan dilakukan di area kelenteng," jelas Suri.

Targetnya, pembebasan lahan bisa tuntas tahun ini. "Insyaallah selesai tahun ini. Kami mengharapkan dukungan penuh pimpinan daerah, karena ini penting untuk keberlanjutan revitalisasi sungai," tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menyatakan komitmennya pada proyek ini.

"Dukungan pemko sangat diperlukan, baik dalam pengadaan lahan maupun menjaga kesejahteraan masyarakat terdampak. Pertemuan koordinasi ini menjadi sarana silaturahmi untuk memastikan kelancaran proyek," ungkap Yamin.

Ia juga menyampaikan harapannya agar proyek ini segera selesai dan memberikan manfaat nyata bagi warga kota, terutama dalam pengendalian banjir.

"Dengan kerja sama semua pihak, program ini pasti sukses," pungkas Yamin optimis.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#banjarmasin #Revitalisasi #Sungai