Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lika-Liku pembangunan Jembatan Pulau Laut, Rekomendasi KKJTJ Masih Diupayakan

M Oscar Fraby • Kamis, 27 Februari 2025 | 10:42 WIB
MASIH RANGKA: Tahun ini, Pemprov Kalsel kembali melanjutkan pekerjaan Jembatan Pulau Laut, Kotabaru dengan anggaran mencapai Rp750 miliar.(foto: dokumen)
MASIH RANGKA: Tahun ini, Pemprov Kalsel kembali melanjutkan pekerjaan Jembatan Pulau Laut, Kotabaru dengan anggaran mencapai Rp750 miliar.(foto: dokumen)


BANJARMASIN – Efisiensi yang diinstruksikan presiden, dipastikan tak berdampak terhadap pekerjaan infrastruktur di Kalsel tahun ini. Proyek pembangunan seperti jalan, jembatan, dan irigasi, tetap menjadi program prioritas Pemprov Kalsel.

Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib memastikan proyek pekerjaan infrastruktur dengan APBD Kalsel tetap berjalan sesuai yang disusun. Salah satu sokongan anggaran yang tetap digelontorkan adalah untuk lanjutan pekerjaan bentang pendekat Jembatan Pulau Laut, Kotabaru.

Ia menyampaikan, pemotongan anggaran hanya berlaku untuk perjalanan dinas, acara rapat-rapat dan makan minum. Nilainya sebesar Rp20 miliar.

“Untuk kegiatan pekerjaan proyek dengan anggaran APBD Kalsel dipastikan tak berpengaruh. Termasuk pekerjaan lanjutan Jembatan Pulau laut, Kotabaru,” tegasnya.

Seperti diketahui, pemprov menganggarkan kembali lanjutan pekerjaannya tahun ini.

Anggarannya mencapai Rp750 miliar. Dialokasikan sebesar Rp300 miliar untuk pembangunan sisi Batulicin, dan sebesar 450 miliar untuk pembangunan sisi Kotabaru.

Anggaran itu lebih besar dibandingkan tahun 2024 tadi. Saat itu, alokasi anggaran yang digelontorkan nilainya sebesar Rp300 miliar melalui APBD Kalsel. Proyek ini sendiri sempat mangkrak pada 2017 lalu, sejak digarap pada 2015.

Gara-garanya, belum mendapat rekomendasi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ). Hingga akhirnya, pemprov dan Pemkab Kotabaru, Tanah Bumbu menyetop anggarannya.

Diketahui hingga saat ini, hasil rekomendasi dari KKJTJ belum juga didapat. Itu membuat jembatan tersebut tak masuk program strategis nasional yang berujung pada belum digelontorkannya dana dari pemerintah pusat.

Perihal ini dibenarkan Yasin. Ia menegaskan, proses rekomendasi tersebut terus diupayakan pihaknya. “Sementara menunggu rekomendasi, dikerjakan dulu sisi kanan dan kiri jembatan dengan anggaran Rp750 miliar,” terangnya.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, jembatan penghubung Tanah Bumbu-Kotabaru ini diusulkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Usulan ini dibahas dalam pertemuan antara Pemerintah Daerah Kalsel dan perwakilan Kementerian Dalam Negeri, beberapa waktu lalu.

Sekadar diketahui pula, Bupati Kotabaru Sayed Jafar pada 2023 lalu, telah menghadiri dan menandatangani MoU dengan Pemprov Kalsel dan Pemkab Tanah Bumbu sebagai tanda jembatan ini akan dilanjutkan. Isi MoU itu tentang kesepakatan penganggaran untuk masing-masing daerah dengan cara memberikan hibah ke Pemprov Kalsel yang akan melanjutkan pembangunan nanti.

Dalam kesepakatan itu, Kotabaru Rp100 miliar per tahun, Tanah Bumbu Rp100 miliar per tahun, dan Pemprov Kalsel Rp250 miliar per tahun.

Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan bentang jembatan di pinggir laut. Sedangkan bagian tengah jembatan diusulkan dikerjakan pemerintah pusat.

Peran Pemkab Tanbu dan Pemkab Kotabaru hanya memberikan dukungan pendanaan. Pelaksanaan teknis pembangunan berada di bawah koordinasi Pemprov Kalsel.

Lika-Liku Proyek Jembatan Pulau Laut

- Proyek Jembatan Pulau Laut dikerjakan sejak 2015.

- Sempat mangkrak pada 2017 lalu, gara-gara belum mendapat rekomendasi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

- Pada tahun 2023, kepala daerah dari Tanah Bumbu, Kotabaru, dan Pemprov Kalsel membuat kesepakatan untuk melanjutkan proyek ini.

- Isi MoU itu sepakat masing-masing daerah memberikan hibah ke Pemprov Kalsel untuk melanjutkan pembangunan nanti.

- Pemkab Kotabaru dan Pemkab Tanah Bumbu sepakat menghibahkan masing-masing Rp100 miliar per tahun. Sedangkan Pemprov Kalsel mengalokasikan Rp250 miliar per tahun.

- Pemprov Kalsel menganggarkan Rp750 miliar tahun ini. Dialokasikan sebesar Rp300 miliar untuk pembangunan sisi Batulicin, dan sebesar 450 miliar untuk pembangunan sisi Kotabaru.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Kotabaru #jembatan #Tanah Bumbu