Pembangunan infrastruktur tersebut mencakup ruang kelas baru atau RKB, musala, toilet, ruang kantor. Termasuk gedung sekolah yang mulai rusak.
"Bukan hanya membangun, tapi juga rehabilitasi infrastruktur yang dianggap sudah kurang layak," kata Kepala Disdikbud Kalsel, Muhammadun melalui Plt Kabid SMK Disdikbud Kalsel, Fachrul Rizal, Rabu (26/2).
Pembangunan dan peremajaan infrastruktur ini bertujuan untuk menunjang pendidikan dan meningkatkan rasa nyaman siswa dan pendidik dalam belajar mengajar.
Rizal menyebut, saat ini rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur tersebut masih dalam tahap perencanaan. Jika selesai, pengerjaannya segera dimulai awal tahun ini dan ditarget rampung pada pertengahan 2025.
Dengan infrastruktur yang lebih baik, siswa SMK di Kalsel diharapkan dapat belajar dengan nyaman, meningkatkan kompetensi. Termasuk lebih siap memasuki dunia kerja atau berwirausaha.
Editor : Sutrisno