BANJARMASIN – Efisiensi yang diinstruksikan presiden, dipastikan tak berdampak terhadap pekerjaan infrastruktur di Kalsel tahun ini.
Proyek pembangunan seperti jalan, jembatan, dan irigasi, tetap menjadi program prioritas Pemprov Kalsel.
Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib memastikan proyek pekerjaan infrastruktur dengan APBD Kalsel tetap berjalan sesuai yang disusun.
Baca Juga: Muhidin-Hasnur Janjikan Jembatan Pulau Laut, Acil Odah-Rozanie Janjikan BBM Murah Nelayan
Salah satu sokongan anggaran yang tetap digelontorkan adalah untuk lanjutan pekerjaan bentang pendekat Jembatan Pulau Laut, Kotabaru.
Ia menyampaikan, pemotongan anggaran hanya berlaku untuk perjalanan dinas, acara rapat-rapat dan makan minum.
Nilai yang dipangkas sebesar Rp20 miliar.
“Untuk kegiatan pekerjaan proyek dengan anggaran APBD Kalsel dipastikan tak berpengaruh. Termasuk pekerjaan lanjutan Jembatan Pulau laut, Kotabaru,” tegasnya.
Seperti diketahui, pemprov menganggarkan kembali lanjutan pekerjaannya tahun ini.
Anggarannya mencapai Rp750 miliar.
Dialokasikan sebesar Rp300 miliar untuk pembangunan sisi Batulicin, dan sebesar 450 miliar untuk pembangunan sisi Kotabaru.
Anggaran itu lebih besar dibandingkan tahun 2024 tadi.
Saat itu, alokasi anggaran yang digelontorkan nilainya sebesar Rp300 miliar melalui APBD Kalsel.
Proyek ini sendiri sempat mangkrak pada 2017 lalu, sejak digarap pada 2015.
Gara-garanya, belum mendapat rekomendasi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).
Hingga akhirnya, pemprov dan Pemkab Kotabaru, Tanah Bumbu menyetop anggarannya.
Baca Juga: Muhidin-Hasnur Janjikan Jembatan Pulau Laut, Acil Odah-Rozanie Janjikan BBM Murah Nelayan
Diketahui hingga saat ini, hasil rekomendasi dari KKJTJ belum juga didapat.
Itu membuat jembatan tersebut tak masuk program strategis nasional yang berujung pada belum digelontorkannya dana dari pemerintah pusat.
Perihal ini dibenarkan Yasin.
Ia menegaskan, proses rekomendasi tersebut terus diupayakan pihaknya.
“Sementara menunggu rekomendasi, dikerjakan dulu sisi kanan dan kiri jembatan dengan anggaran Rp750 miliar,” terangnya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief