BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Direktur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, Senin (24/2/2025). Rakor yang digelar secara virtual ini menyoroti strategi jangka panjang dalam menjaga stabilitas harga di daerah.
Tomsi menekankan Pemerintah Daerah tidak boleh hanya bersikap reaktif dalam menangani inflasi. Ia meminta analisis tren inflasi lima tahun terakhir dijadikan dasar perencanaan agar kebijakan lebih efektif.
Selain itu, ia menyoroti distribusi komoditas yang masih bermasalah. Pemerintah daerah diminta mengevaluasi rantai pasok dan mempertimbangkan penyegaran petugas jika ditemukan kendala dalam pengawasan distribusi.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini melaporkan kenaikan harga beberapa komoditas pangan, seperti cabai rawit, minyak goreng, dan beras, di sejumlah kabupaten/kota. Hal ini menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah, termasuk Tanah Bumbu, agar segera mengambil langkah antisipatif.
Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen memperkuat koordinasi dalam mengendalikan inflasi.
Editor : Fauzan Ridhani