Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kota Banjarmasin berencana menggelar pasar murah sebagai upaya untuk membantu masyarakat.
Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menjelaskan bahwa dalam setiap pelaksanaan pasar murah, pihaknya akan menyiapkan sebanyak 500 paket bahan pokok yang terdiri dari berbagai komoditi seperti beras, minyak goreng, dan gula.
"Target kami adalah menyediakan 11 ribu paket, yang berarti kami akan menggelar pasar murah sebanyak 22 kali. Saat ini, sudah tersedia 8 ribu paket," ungkap Tezar pada Selasa (25/2/2025) pagi.
Untuk mencapai target tersebut, Disperdagin berkolaborasi dengan Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR).
"Semakin banyak perusahaan yang mendonasikan dana CSR, semakin banyak pasar murah yang dapat kami gelar," jelasnya.
Tezar menambahkan bahwa lokasi pasar murah belum ditentukan, karena pihaknya masih menunggu jumlah subsidi paket bahan pokok yang dapat dibagikan.
Ia mengajak perusahaan-perusahaan di Banjarmasin untuk berpartisipasi dalam program ini.
"Sistem pembagian kupon tiket akan sama seperti tahun lalu, di mana setiap kelurahan akan menerima 500 kupon untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan," tambahnya.
Pasar murah ini juga diharapkan dapat menstabilkan harga bahan pokok yang cenderung melonjak saat Ramadan.
Faisal Hariyadi, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, mendorong perusahaan untuk berkontribusi melalui dana CSR.
"Perusahaan dapat melakukan kegiatan nyata untuk membantu masyarakat," harapnya.
Disperdagin juga berencana menggandeng distributor untuk menawarkan harga yang lebih murah.
"Kami berharap bisa menjual dengan harga grosir, sehingga lebih terjangkau oleh masyarakat," cetus Faisal, yang merupakan politikus dari Fraksi PAN.
Editor : M. Ramli Arisno