Untuk menjalankan Surat Edaran Bersama (SEB) tiga menteri, Disdik Banjarbaru telah menyiapkan materi pembelajaran di sekolah selama Ramadan. Siswa bakal lebih banyak belajar agama.
****
BANJARBARU - Meski puasa, peserta didik di Banjarbaru akan masuk sekolah selama dua pekan pada Ramadan tahun ini. Yakni dari tanggal 6 sampai 25 Maret 2025.
Kepala Dinas Pendidikan (Dsidik) Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo mengatakan, melalui SEB Nomor 2 Tahun 2025, materi-materi yang akan disampaikan ke peserta didik telah disusun. "Kami sudah mengeluarkan surat edaran, tapi tetap menunggu apakah ada lagi arahan dari kementerian terkait hal ini,” katanya.
Ia menyampaikan, untuk pembelajaran selama Ramadan, mata pelajaran (mapel) Agama Islam bakal dimaksimalkan. Adapun materinya sudah disusun oleh tim penyusun. Misalnya, untuk jenjang SMP ada materi halakah.
“Walau dua pekan, tetap harus diatur. Misal belajar fikih hari apa, akidah hari apa dan praktik hari apa,” ucapnya.
Pembelajaran akhlak budi pekerti pun masih dilaksanakan pada bulan Ramadan. Termasuk teori dan praktiknya telah disusun. “Alhamdulillah, dalam waktu tiga pekan materinya sudah selesai untuk jenjang SD dan SMP,” ujar Dedy.
Sementara itu, Kepala SDN Loktabat Utara 1, Muhran mengatakan, pihaknya sudah menerima edaran Disdik sejak Jumat (21/2) tadi. "Untuk penerapan pembelajaran, kami menyesuaikan dengan edaran Disdik," katanya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief