Acara tersebut diadakan Disparpora Kotabaru di Objek Wisata Siring Laut, Sabtu (22/2) malam.
Dalam prosesnya, Pemilihan Putra dan Putri Parekraf Kotabaru 2025 dimulai dengan Teknikal Meeting pada Jumat (15/2), kemudian Audisi, Minggu (16/2) di Hotel Kartika.
Dari dua proses itu ada sekitar 109 peserta dari berbagai penjuru wilayah di Bumi Sa-Ijaan yang bersaing dan seleksi menjadi 8 pasang. Enam pasang untuk lanjut ke Karantina dan Grand Final. Untuk dua pasang lainnya mendapatkan gelar atribut.
Sebelum karantina, 8 pasang putra dan putri terbaik Kotabaru ini dikumpulkan di Hotel Grand Surya untuk melakuan Gala Dinner, Senin (17/2). Kemudian lanjut Photoshoot Selasa (18/2), terus Karantina dan Grand Final Jumat dan Sabtu (21-22).
Terkait hal ini, Mispullah kepada Radar Banjarmasin, Minggu (23/2) sore menceritakan dirinya sangat senang dan bangga sebagai anak desa di perbatasan Kaltim dan Kalsel bisa menjadi juara.
“Alhamdulillah saya sangat bangga karena bisa membanggakan orang tua dan SMAN 1 Pamukan Utara,” senangnya.
Diceritakannya, selama mengikuti pemilihan ini ia banyak mendapatkan pengalaman, seperti teman baru dan pengetahuan pariwisata.
“Saya paling ingat saat Bapak Edy Rakhmadi Kepala SMAN 1 Pamukan Utara menawarkan saya ikut ini dan Alhamdulillah beliau support dari awal sampai akhir,” salutnya.
Kedepan lanjutnya, selain mengabdi di pariwisata, ia juga punya rencana khusus untuk memajukan wisata desa yang belum kena sentuhan.
“Insyaallah saya akan komitmen, masalah strateginya biar nanti lihat hasilnya saja,” katanya.
Hal yang sama juga disampaikan Revina Rizkyta Fitri sang pemenang Putri Parekraf 2025 Kotabaru. Ia sangat bersyukur bisa sampai jadi juara.
“Jujur, saya merasa sangat bersyukur, bangga, sekaligus terharu bisa terpilih sebagai Putri Parekraf 2025 Kotabaru,” terharunya.
Bagi Revina, gelar ini adalah impiannya yang menjadi kenyataan sejak kecil. Kemudian dia menyadari bahwa gelar ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga amanah besar untuk turut serta dalam memajukan sektor Pariwisata dan Ekraf di Kotabaru.
Selain itu, lanjutnya gelar ini bukan hanya tentang mahkota di kepala, tetapi tanggung jawab yang ada di hati.
“Sekarang, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga, teman-teman, mentor, dan semua pihak yang telah mendukung saya sejak awal perjalanan ini. Kemenangan ini adalah milik kita bersama,” senangnya.
Diingat Revina, dari semua rangkaian semua perjalananya penuh makna. Ia banyak belajar untuk saling mendukung, berbagi cerita, dan menguatkan satu sama lain kami menciptakan kenangan yang tak terlupakan.
“Putra-putri pariwisata menunjukkan semangat yang luar biasa. Dari berbagi pengalaman hingga menjalin persahabatan, karantina ini mengajarkan kami arti kebersamaan di tengah keterbatasan,” tutupnya.
Sementara, Asisten I Sekretariat Daerah Kotabaru, H. Minggu Basuki mewakili Bupati H Rusli mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Festival Putra Putri Parekraf Kotabaru 2025.
"Atas nama Pemerintah Daerah Kotabaru, saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada segenap panitia, pengisi acara dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan Festival Putra Putri Parekraf Kotabaru 2025 ini,” ungkapnya.
Editor : Sutrisno