BANJARBARU - Pada bulan puasa tahun ini, Pemko Banjarbaru kembali menggelar Pasar Wadai Ramadan di Lapangan Murjani. Namun konsep yang diusung berbeda dengan sebelumnya.
Kabid Pariwisata pada Disporabudpar Banjarbaru, Pretty Wulan Sari mengatakan, tahun ini pasar wadai mengusung konsep perpaduan budaya lokal dan sentuhan ala Mediterania yang menyatu dengan lingkungan.
"Pasar wadai digelar dengan perpaduan budaya lokal dan sentuhan Mediterania pada masa lampau," ucapnya, Minggu (16/2).
Pretty tak menyebut bagaimana detail konsepnya. Ia menyampaikan, hal itu nanti bisa dilihat melalui dekorasi pasar, penataan stand dan elemen-elemen visual. "Pasar akan dibuka selama 24 hari, agar masyarakat memiliki kesempatan untuk berkunjung," sebutnya.
Agar meriah, event organizer bakal menyediakan 200 stand UMKM yang nantinya disusun berdasarkan kategori produk. "Jumlah ini memberikan banyak kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menjual produk mereka. Terutama makanan dan minuman yang cocok untuk berbuka puasa," ujar Pretty.
Selain itu, menurutnya banyaknya stand juga membuat variasi kuliner yang ditawarkan pun semakin beragam. "Untuk mekanisme pendaftaran stand UMKM, dapat melalui sosial media Disporabudpar Banjarbaru atau lewat pengumuman langsung di tempat-tempat strategis," jelasnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, calon peserta nantinya dapat menghubungi narahubung yang telah ditunjuk panitia untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, biaya pendaftaran ataupun proses seleksi.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief