KANDANGAN – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Malutu di Desa Sungai Raya Selatan, Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dalam status darurat.
TPA ini menggunakan sistem control landfill menuju sanitary landfill. Persoalannya, saat ini satu zona hampir penuh atau overload.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Lingkungan Hidup HSS Ronaldy Prana Putra mengatakan TPA Malutu dibangun di lahan seluas 10 hektare yang mulai difungsikan sejak 2020.
"Diperkirakan bulan Juli nanti akan penuh," ujarnya, Kamis (13/2/2025).
Penuhnya landfill dengan kedalaman sekitar 4-5 meter dengan luas 1 ha itu sudah sesuai prediksi.
"Satu landfill-nya sekitar lima tahun," katanya.
Per hari sampah yang masuk ke TPA Malutu sekitar 40 sampai 50 ton. Namun, jika volume sampah itu bisa dikurangi, umur TPA ini bisa diperpanjang.
"Kalau tonase sampah yang masuk bisa dikurangi, umurnya bisa lebih panjang sampai bulan Oktober,” kata Ronaldy.
TPA Malutu memiliki tiga landfill, dan saat ini baru satu landfill yang dipakai.