Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Belum Gajian Sejak Januari, Guru Honorer SMA dan SMK di Kalsel Menjerit, Pernah Dijanjikan Gubernur Bakal Naik

M Oscar Fraby • Senin, 10 Februari 2025 | 20:21 WIB
BELUM DIBAYAR: Sudah sebulan gaji guru honorer di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel belum dibayar. (Ilustrasi)
BELUM DIBAYAR: Sudah sebulan gaji guru honorer di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel belum dibayar. (Ilustrasi)

BANJARBARU – Memasuki bulan Februari 2025, para guru honorer SMA/SMK di Kalsel belum juga menerima gajinya sejak Januari.

Keterlambatan pencairan honor ini menjadi keluhan di kalangan tenaga pendidik.

Apalagi menjelang bulan suci Ramadan.

Salah satu guru honorer mengungkapkan bahwa belum ada kejelasan mengenai pencairan honor mereka hingga saat ini.

“Kami berharap bulan ini bisa cair secepatnya, karena sudah dua bulan belum menerima gaji,” ujar guru honorer yang enggan disebutkan namanya.

Proses pencairan honor guru honorer SMA/SMK di Kalsel berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel.

Setelah diproses di sana, dana akan diteruskan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalsel.

Lantas akhirnya masuk ke rekening masing-masing guru melalui bank yang ditunjuk.

“Dari sekolah sudah tidak ada lagi (honor, Red). Jadi ya cuma mengharap honor dari provinsi,” jelas sumber tersebut.

Meski honor tersebut adalah haknya sebagai guru yang telah mengajar, ia mengaku tidak berani mempertanyakan langsung kepada dinas terkait.

“Jujur kalau saya tidak berani. Entah kalau yang lain,” tuturnya.

Dikonfirmasi perihal ini, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Hadeli Rosyaidi mengaku belum menerima laporan persoalan honor tenaga pendidik ini.

Hadeli menegaskan untuk pembayaran gaji guru honorer sudah dianggarkan pihaknya.

“Akan saya tanyakan ke anak buah dulu. Seingat saya sudah diproses. Karena memang sudah dianggarkan untuk pembayaran gaji guru honor,” terangnya.

Kepala BPKAD Kalsel, Miftahul Chair mengatakan pihaknya sebagai bendahara.

Jika ada permintaan dari SKPD dan sesuai prosedur, maka akan dibayarkan.

“Kalau tak ada permintaan, tidak kami bayarkan. Silakan cek dulu ke dinasnya, apakah ada permintaan atau tidak,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemprov Kalsel menaikkan gaji guru honorer menjadi Rp3,3 juta tahun ini dari sebelumnya sebesar Rp3,1 juta.

Namun kenaikan tersebut baru terealisasi di APBD Perubahan.

Gubernur Kalsel, Muhidin mengatakan menaikkan gaji guru honorer ini adalah untuk merealisasikan janjinya saat pencalonan gubernur lalu.

“Di debat saya sudah berjanji. Makanya saya akan naikkan gaji honorer,” ujar Muhidin.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#dinas pendidikan dan kebudayaan #banjarmasin #guru honorer belum gajian #bulan ramadan #Pemprov Kalsel