Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dishub-Organda Belum Bersepakat, Angkutan Pelajar Gratis di Cempaka Banjarbaru Masih Tak Bisa Beroperasi

Sheilla Farazela • Sabtu, 8 Februari 2025 | 11:28 WIB
GRATIS: Angkutan pelajar gratis (APG) yang beroperasi di Banjarbaru. APG dari Organda untuk wilayah Cempaka kini tak beroperasi.
GRATIS: Angkutan pelajar gratis (APG) yang beroperasi di Banjarbaru. APG dari Organda untuk wilayah Cempaka kini tak beroperasi.

BANJARBARU - Satu bulan sudah Angkutan Pelajar Gratis (APG) di sejumlah sekolah di Cempaka tidak beroperasi.

Namun, hingga kini Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) belum putuskan kesepakatan terkait operasional APG dari Organda.

Salah satu yang belum disepakati sebelumnya adalah tarif atau biaya kerja sama per hari. Organda minta tarif naik, dari Rp170 ribu jadi Rp 180 ribu per hari.

Perwakilan Organda Banjarbaru Midahani mengatakan, pihaknya telah mengajukan kontrak itu kepada Dishub Banjarbaru. Namun hingga kini belum ada tanggapan.

“Sudah satu bulan kita ajukan. Satu minggu lalu kita tanyakan ke Bagian Tapem, katanya pembahasan kontrak sudah selesai dan diserahkan ke Dishub, tapi sampai sekarang belum ada kabar," katanya.

Tak beroperasinya APG, menurutnya berdampak kepada para siswa yang selama ini memanfaatkannya untuk berangkat dan pulang sekolah. “Karena saat kami beroperasi, isinya selalu full bahkan melebihi kapasitas tempat duduk,” ungkap Midahani.

Ia pun memastikan, pihaknya akan melihat proses ini hingga satu pekan ke depan sampai menemui titik terang. “Karena takutnya akan menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. APG di tempat lain beroperasi, sedangkan di Cempaka tidak,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin mengaku akan mengonfirmasi langsung dengan dinas terkait, ihwal tak beroperasinya APG. "Karena masih awal tahun, masih banyak SKPD yang belum memenuhi syarat untuk anggaran. Nanti kita cek,” ringkasnya.

Jadi Atensi DPRD

Tak beroperasinya layanan APG di Kecamatan Cempaka, turut menjadi atensi Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Ronauli Saragi.

"Nanti akan kita panggil Dishub dan Organda untuk dimintai keterangan terkait kendala ini. Mengingat terhentinya APG satu bulan ini membuat susah pelajar," bebernya.

Ia mengatakan, alasan terhentinya pelayanan ini, memang karena belum adanya kesepakatan antara Organda dengan Dishub Banjarbaru. Salah satunya mengenai tarif.

"Tarif tersebut sudah diusulkan ke Pemko. Tapi belum ada jawaban," katanya.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#Sekolah #dishub #angkutan #banjarbaru #Transportasi #pelajar