Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jalan di Pasar Lama Banjarmasin Macet Lagi, Pedagang Kembali "Offside"

Riyad Dafhi Rizki • Sabtu, 1 Februari 2025 | 10:00 WIB
BIKIN MACET: Jalan Pasar Lama Laut di samping Pasar Lama kembali macet akibat lapak pedagang yang memakan badan jalan.
BIKIN MACET: Jalan Pasar Lama Laut di samping Pasar Lama kembali macet akibat lapak pedagang yang memakan badan jalan.

BANJARMASIN – Jalan Pasar Lama Laut di Banjarmasin Tengah kembali dipenuhi pedagang yang berjualan di bahu jalan, terutama di pagi hari.

Kebanyakan yang "offside" ini adalah pedagang ikan.

Kondisi ini mengakibatkan kemacetan di jalan samping Pasar Lama tersebut. Kian parah ketika warga memilih berbelanja dengan pola "drive thru".

"Apalagi kalau mobil lewat, sudah pasti macet," keluh Rahmadi, salah seorang warga, Jumat (31/1).

Ini sebenarnya bukan masalah baru. Pada pertengahan 2024, Pemko Banjarmasin pernah menertibkan kawasan ini.

Saat itu, petugas Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan kepolisian dikerahkan untuk merapikan lapak-lapak pedagang yang memakan badan jalan.

Penertiban berhasil—setidaknya untuk sementara waktu. Keberadaan petugas Satpol PP yang berjaga juga membuat pedagang patuh.

Namun belakangan, kurangnya pengawasan membuat beberapa pedagang kembali melanggar aturan.

Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengakui memang sempat terjadi kelonggaran pengawasan.

"Dahulu memang sempat menempatkan orang di sana dari pagi sampai siang. Namun karena petugas kita juga perlu mobile untuk mengawasi lokasi lain, maka sempat tidak lagi dilakukan," katanya.

Ke depan, Muzaiyin berjanji bakal kembali mengawasinya. "Kalau memang mulai lagi, nanti akan kita intensifkan lagi penjagaan," ujarnya.

Senada dengan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Slamet Begjo. "Perlu adanya pengawasan yang terus menerus dilakukan untuk mengedukasi warga," ucapnya.

Namun, kata dia, persoalan pedagang yang berjualan di bahu jalan Pasar Lama Laut seharusnya menjadi tanggung jawab Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Pasar Baiman.

"Pembinaan pedagang sudah semestinya menjadi ranah Perumda Pasar," ujarnya.

Namun, ia juga menyoroti faktor lain yang memperparah kondisi kemacetan, yaitu kebiasaan warga yang berbelanja tanpa turun dari kendaraan.

Menurut Slamet, penyebabnya adalah minimnya fasilitas parkir di kawasan tersebut.

Selain itu, warga yang hanya berbelanja sebentar juga enggan parkir karena menghindari membayar retribusi parkir.

"Selain minimnya tempat parkir, ini juga akibat kebiasaan warga yang ingin cepat tanpa membayar parkir," jelasnya.

Ditambahkannya, kondisi ini sebenarnya akibat kurangnya perencanaan di masa lalu.

Seiring bertambahnya jumlah kendaraan, kebutuhan akan ruang parkir kian mendesak.

Slamet mengusulkan agar pemko memperbanyak lokasi parkir di sekitar kawasan Pasar Lama.

"Kalau ada tempat parkir yang memadai, kemacetan akibat kendaraan yang berhenti sembarangan bisa dikurangi," tandasnya

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Lalu Lintas #satpol pp #kaki lima #jalan #banjarmasin #pedagang #pasar lama #pkl