BANJARMASIN – Demi mengurangi risiko banjir karena curah hujan tinggi, Pemprov Kalsel akan mulai menerapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada Kamis (30/1).
“Pengajuan kepada BNPB sudah ditandatangani. Besok (hari ini, red), mulai dilakukan kegiatan TMC,” ujar Gubernur Kalsel, Muhidin saat menyerahkan bantuan banjir di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (29/1).
Meski demikian, ia belum dapat memastikan durasi pelaksanaan TMC tersebut.
Anggarannya menyesuaikan pada ketersediaan dana dari BNPB.
Sekali operasi TMC memerlukan biaya sekitar Rp400 juta.
Muhidin menegaskan, program TMC ini menjadi fokus utama pemprov ke depan.
Tak hanya diterapkan saat musim kemarau, teknologi ini juga akan digunakan pada musim hujan untuk mengurangi risiko banjir.
“Tahun depan, akan dianggarkan,” janjinya.
Editor : Arief