BANJARMASIN - Banjir berangsur surut, aktivitas warga yang sebelumnya terganggu pun berangsur normal. Termasuk aktivitas belajar mengajar di sekolah.
Di Banjarmasin, dari 51 sekolah dasar (SD) yang terdampak banjir, 7 SD terpaksa harus menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
SD yang menerapkan belajar daring di rumah itu adalah SDN Pemurus Dalam 2, SDN Pemurus Dalam 3, SDN Pemurus Dalam 4, SDN Pemurus Dalam 5, SDN Pemurus Dalam 6, SDN Pemurus Dalam 7, dan SDN Pemurus Baru 3.
Kepala Bidang Bina SD Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ibnul Qayim menyatakan akan mengevaluasi kondisi sekolah saat ini.
"SD yang mengusulkan pembelajaran jarak jauh akan dievaluasi," kata Qayim, Senin (27/1/2025) pagi.
Qayim mengatakan akan mengarahkan petugas untuk turun melihat kondisi SD yang menggelar PJJ.
"Tim dari Disdik bersama pengawas sekolah akan turun ke lokasi melihat kondisi sekolah pada hari Kamis (30/1/2025)," ujarnya.
Apabila sudah surut atau genangan tidak sampai masuk ke dalam kelas, proses belajar mengajar akan dikembalikan seperti semula. Karena lebih efektif dengan pembelajaran tatap muka.
"Kalau hasilnya surut, akan kita kembalikan proses belajar mengajar seperti semula pada Senin (3/2/2025)," cetus Qayim.
Editor : Muhammad Syarafuddin