Dukungan diberikan dalam bentuk peralatan musik tradisional, seperti babun besar, babun kecil (kalinting), serunai, dan gong. Alat-alat tersebut digunakan dalam upacara adat dan pertunjukan seni budaya.
“Kami ingin memastikan kekayaan budaya lokal tidak hanya dipertahankan tetapi juga dikembangkan agar dapat dinikmati lebih banyak kalangan,” ucap Yohanes Yudo, Project Manager PAMA ARIA.
Simbolis penyerahan dilakukan bersamaan dengan pembukaan gelanggang latihan kuntau di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Satui. Acara ini dihadiri Kepala Desa Makmur Jaya, Polsek Satui, dan komunitas Laung Kuning Banjar, pada Jumat (20/12/2024).
Dukungan dari PAMA ARIA ini diharapkan memperkaya kegiatan seni budaya yang dijalankan komunitas tersebut.
“Semoga dukungan ini memberikan manfaat, dan membantu melestarikan seni dan tradisi Banjar,” ungkapnya.
Program ini diharapkan dapat lebih mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi keberlanjutan budaya lokal.
“Melalui langkah ini, PAMA ARIA berharap budaya tradisional Banjar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” tutupnya.