BANJARMASIN – Rumah Potong Unggas (RPU) modern di kompleks Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih, Jalan Tembus Mantuil, Banjarmasin Selatan, hingga kini belum beroperasi meski rampung dibangun sejak 2023.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Yuliansyah Effendi menyebutkan ketiadaan sejumlah fasilitas menjadi kendala.
Untuk melengkapi fasilitas tersebut, dibutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp5 miliar. Namun usulan anggaran tersebut tidak terealisasi di APBD 2025.
"Jadi, kami akan perjuangkan lagi di anggaran perubahan," ujar Yuliansyah, Sabtu (18/1).
Kekurangannya mencakup air bersih, penambahan daya listrik, alat penangkap bulu dan darah, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Yuliansyah berharap, pada awal 2026 nanti RPU modern itu dapat berfungsi sesuai harapan.
"Kalau sudah beroperasi, kami bisa meminta pengusaha pemotongan unggas untuk pindah kemari. Ini akan membantu mengurangi pencemaran lingkungan," jelasnya.
Fasilitas yang terpusat juga memudahkan pengelolaan limbah yang lebih baik. Selain itu, keberadaan RPU ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Konsumsi unggas di Banjarmasin terbilang tinggi, dengan kebutuhan lebih dari 10 ribu ekor per hari. Maka sudah selayaknya kota ini memiliki sebuah RPU modern.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief