Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pajak Banjarbaru Ditarget Rp267 Miliar di Tahun ini

Sheilla Farazela • Sabtu, 18 Januari 2025 | 11:54 WIB
MENYAMPAIKAN: Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Banjarbaru, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya menyampaikan terkait target penerimaan pajak pada 2025.
MENYAMPAIKAN: Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Banjarbaru, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya menyampaikan terkait target penerimaan pajak pada 2025.

BANJARBARU - Pemko Banjarbaru tahun ini menargetkan mampu mengumpulkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak sebesar Rp267 miliar.

Hal itu setelah pada 2024 berhasil mencatatkan penerimaan pajak daerah melebihi target, yakni mencapai Rp205 miliar atau 109,49 persen.

Selain itu, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Banjarbaru, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya mengatakan, target dinaikkan juga lantaran berlakunya kebijakan pemerintah yang mengatur pendapatan dari opsen.

Pendapatan dari opsen ini ujar Rudi memberikan peluang bagi Pemerintah Kota Banjarbaru untuk menerima secara langsung Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Pendapatan opsen ini menjadi salah satu faktor utama mendorong peningkatan penerimaan pajak, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap capaian penerimaan pajak yang melebihi target,” cetusnya.

Tak hanya itu, beberapa sektor seperti Pajak Makan Minum (Pajak Barang dan Jasa Tertentu) juga mencatatkan hasil yang signifikan, mencapai Rp54,1 miliar atau 126,65 persen dari target Rp42,7 miliar.

“Sedangkan Pajak Perhotelan mencatatkan realisasi Rp13,3 miliar atau 134 persen dari target Rp9,7 miliar. Kemudian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tercatat Rp21,97 miliar dari target Rp20,7 miliar,” kata Rudi.

Sektor lain yang mendongkrak hasil PAD adalah Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yang merupakan penyumbang terbesar. Yakni mencapai Rp49,72 miliar atau 92,8 persen dari target yang sebesar Rp54 miliar.

Kemudian pajak Penerangan Jalan Umum juga tercatat melampaui target, dengan realisasi sebesar Rp49 miliar atau 107,58 persen dari target Rp45 miliar. "Upaya kami untuk terus meningkatkan penerimaan pajak adalah terus berusaha mengoptimalkan berbagai sumber,” pungkas Rudi.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#banjarbaru #Pajak