BANJARMASIN – Jabatan Ibnu Sina sebagai Wali Kota Banjarmasin tak lama lagi. Kalau tidak Februari atau Maret 2025 wali kota terpilih 2024 akan segera dilantik.
Ibnu Sina yang ditemui wartawan usai paripurna pengumuman usulan pemberhentian wali kota dan wakil wali kota Banjarmasin 2020-2024, mengucapkan syukur bahwa proses Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin 2024 serentak.
“Saya bersyukur Pilwali di Banjarmasin berjalan aman lancar dan sukses, tentunya ini untuk keberlangsungan pembangunan kota banjarmasin,” tutur Ibnu, Rabu (15/1/2025).
Pria kelahiran Puruk Cahu 4 Januari 1975 ini mengucapkan selamat bertugas kepada Muhammad Yamin-Hj Ananda. Semoga duet keduanya mampu membawa Banjarmasin ke arah yang baik lagi ke depan.
Semoga keduanya dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan. Berbagai program kerja yang telah dikerjakan sebelumnya dapat dijaga, dirawat dan dilanjutkan. Apabila perlu ditambah atau diperbaiki sesuai janji politik yang sudah disampaikan kepada masyarakat.
Secara institusi, siapapun wali kota yang menjabat, tentu harus menjadi pemimpin di kota ini. Merekalah yang akan melanjutkan tradisi pembangunan seperti yang sudah saya lakukan selama dua periode ini.
“PR-PR yang belum terwujud diselesaikan, begitu juga saya berharap jembatan Pramuka yang belum selesai dapat diselesaikan wali kota yang baru,” ucap dia.
Ditanya apa aktivitas setelah tak lagi menjabat sebagai Wali Kota Banjarmasin, Ibnu mengatakan masih akan aktif berkecimpung di partai politik. “kalau partai politik tetap,” ucap dia.
Tidak hanya itu, dia juga akan banyak mengurus Ibnu Sina Foundation yang dibentuk beberapa waktu lalu. Yayasan ini dibentuk untuk mengayomi para pelaku ekonomi kreatif, Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) serta bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan.
“Aspirasi teman-teman paguyuban ekonomi kreatif dan UMKM, saya diminta tetap berkiprah sesuai visi misi Baiman 2 terus mengayomi pelaku usaha,” pungkas Ibnu.
Diketahui Ibnu memimpin Kota Banjarmasin menggantikan Muhidin yang pada Pilkada serentak terpilih sebagai Gubernur Kalsel. Dia menjabat selama dua periode. Pertama 2016-2020 bersama Hermansyah. Berikutnya 2020-2024 Ibnu duet dengan Arifin Noor.
Editor : Arif Subekti