BANJARMASIN - Setelah menyisir dan menyelam, tim SAR gabungan menemukan pria yang terjun bebas dari atas Jembatan Sungai Alalak atau Jembatan Basit.
Ditemukan Selasa (14/1) sekitar pukul 18.00 Wita. Dua jam setelah ia dilaporkan meloncat ke Sungai Alalak.
Pria ini diduga terjun dari atas jembatan, arah dari Banjarmasin menuju Handil Bakti.
Saksi mata menuturkan, setelah terseret arus sungai cukup jauh, dia tenggelam dekat galangan pengelasan tongkang.
"Setelah bunyi benda tercebur, timbul kepala manusia. Saya kaget melihat ada orang senekat itu," kata Asmuni (55).
Dari Tabunganen, Asmuni naik perahu untuk mengantar saudaranya ke rumah sakit di Banjarmasin.
"Kami baru menambat perahu di bawah jembatan," ujarnya.
Asmuni menyaksikan, beberapa pekerja kapal coba menolong dengan melemparkan jeriken sebagai pelampung darurat. "Tapi seolah diabaikan korban. Sekitar 100 meter terseret sungai, dia tenggelam," ujarnya.
Tak lama, relawan dari Banjarmasin dan Barito Kuala, beserta Satpolairud Polresta Banjarmasin tiba di lokasi memulai pencarian.
Ditemukan tidak jauh dari titik tenggelam, korban dalam kondisi tak bernyawa.
Kasat Polairud Polresta Banjarmasin Kompol Dading Kalbu Adie mengaku sempat menonton video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu tampak upaya warga menolong korban.
"Heran juga, masyarakat berupaya menolong, tetapi tak direspons. Syukur alhamdulillah pencairan tak memakan waktu lama," kata Dading.
Dading mengatakan korban masih berstatus Mr. X, sebab di tubuhnya tak ditemukan selembar pun kartu identitas.
Ciri-cirinya, pria berusia sekitar 30 tahunan. Kurus. Berkumis dan berjenggot tipis.
"Jasad korban masih berada di kamar pemulasaraan jenazah Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Jika ada yang mencari keluarganya bisa mengecek ke sana," kata Dading.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief