Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Belum Dibuka, Pemprov Kalsel Anggarkan Kembali Rp18 Miliar Rampungkan Tugu Nol Kilometer

M Oscar Fraby • Selasa, 14 Januari 2025 | 15:09 WIB
MENJULANG: Tugu nol kilometer di Jalan Sudirman Banjarmasin sampai ini belum juga diresmikan dan dibuka untuk umum meski diklaim pekerjaan fisiknya tuntas. (Muhammad Oscar Fraby)
MENJULANG: Tugu nol kilometer di Jalan Sudirman Banjarmasin sampai ini belum juga diresmikan dan dibuka untuk umum meski diklaim pekerjaan fisiknya tuntas. (Muhammad Oscar Fraby)

BANJARMASIN – Banyak yang bertanya-tanya. Kapan Tugu Nol Kilometer di Jalan Sudirman, Banjarmasin selesai dan dibuka untuk umum. Di mana sebelumnya, diwacanakan dibuka pada akhir tahun 2024 tadi.

Namun, hingga kini tak kunjung dibuka dan diresmikan oleh Pemprov Kalsel. “Sudah penasaran ingin ke atas melihat Kota Banjarmasin dan melihat bangunannya,” ujar Gafuri, warga Pasar Lama, Banjarmasin Tengah, Selasa (14/1/2025).

Dia yang tiap hari melihat bangunan menjulang tinggi ini begitu penasaran dengan bangunan yang disebut-sebut Monasnya Kalsel. “Padahal terlihat sudah selesai, tapi tak dibuka-buka. Sudah ingin sekali masuk dan naik ke bagian atasnya untuk melihat pemandangan Kota Banjarmasin,” imbuhnya.

Hal yang sama dituturkan Farida, warga Seberang Masjid, Banjarmasin Tengah. Menurutnya, warga Banjarmasin sudah tak sabar lantaran sudah lama bangunan dengan tinggi mencapai 99 meter itu dikerjakan. “Berharapnya saat tahun baru tadi sudah diresmikan dan dibuka, tapi sampai ini belum juga,” selorohnya sembari berharap segera dibuka untuk umum.

Lalu apa jawaban Dinas PUPR Kalsel? Meski dinyatakan pembangunan fisiknya tuntas. Namun, ada beberapa bagian yang harus dilanjutkan pekerjaannya. Yakni merampungkan dan pembenahan taman. “Meski secara fisik terlihat selesai, tapi dirampungkan taman tahun ini untuk kenyamanan pengunjung. Jadi belum bisa diresmikan. Disiapkan benar-benar sehingga saat dibuka masyarakat bisa menikmati dengan nyaman,” terang Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, Selasa (14/1/2025).

Tak hanya itu, di Tugu Nol Kilometer nanti, pemanfaatannya tak hanya sebagai wisata menara pandang. Namun, ada manfaat lain yakni promosi daerah. Di mana di bangunan ini, ada outlet yang diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). “Ada pelibatan dari dinas-dinas lain juga, seperti Dinas Pariwisata, Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan lainnya, makanya perlu koordinasi lagi untuk mengisi outlet mereka sesuai style interior masing-masing,” imbuhnya.

Tahun 2025 ini, untuk melanjutkan pekerjaan sarana dan prasarana Tugu Nol Kilometer tersebut, pemprov menganggarkan sebesar Rp18 miliar. “Anggaran itu bukan fisik bangunan. Karena sudah selesai. Khusus pelengkap, atau sarana prasarana penunjang,” paparnya.

Dia memastikan, ketika sarana dan prasarana tersebut tuntas. Termasuk pengisian outlet sudah rampung, maka peresmian sudah bisa dilaksanakan dan akan dibuka untuk umum. “Insyaallah begitu tuntas, pasti diresmikan dan akan dibuka,” tandasnya.

Pembangunan Tugu Nol Kilometer ini merupakan salah satu strategi pengembangan yang dilakukan Pemprov Kalsel untuk memperkenalkan dan menciptakan branding termasuk sebagai simbol daerah. Pembangunannya pertama kali mencuat pada saat diperkenalkan di puncak hari jadi Provinsi Kalsel 2018.

Di puncak hari jadi Provinsi Kalsel ke-74 tahun 2024 tadi, eks Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyinggung perihal pembangunan Tugu Nol Kilometer ini. Dia mengungkap, pembangunan Tugu Nol Kilometer ini adalah hasil inspirasinya tidur di samping monas sekitar tahun 1990-an. “Orang kita daerah, kalau tak melihat Monas, belum ke Jakarta. Aplikasinya hari ini, kita lihat di sebelah kita Tugu Nol Kilometer menjulang menjadi ikon Kalsel,” ujarnya saat itu.

Editor : Arif Subekti
#banjarmasin #Kalimantan Selantan #Kilo Meter #nol #Tugu