Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Balangan, Ahmad Sauki, menjelaskan bahwa alat ini memungkinkan tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan langsung di lokasi, sehingga mempercepat diagnosis dan penanganan. “Dengan alat ini, kami dapat mendeteksi penyakit lebih cepat dan segera memberikan pengobatan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut,” ujarnya pada Jumat (10/1/2025).
TBC adalah penyakit menular yang menyerang paru-paru, disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, dan menyebar melalui udara. Gejala TBC meliputi batuk berkepanjangan lebih dari dua minggu, keringat berlebihan, hingga batuk darah pada kondisi parah. Ahmad menekankan pentingnya pemeriksaan segera bagi siapa saja yang mengalami gejala tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa jika seseorang terdiagnosis TBC, maka orang-orang yang memiliki kontak erat, sebanyak 10 hingga 12 orang, juga perlu diperiksa. Penyakit ini sangat mudah menular, sehingga langkah pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh.
Sauki menegaskan bahwa TBC dapat disembuhkan jika pengobatan dilakukan secara teratur dan sesuai petunjuk dokter. “Pengobatan yang tidak konsisten bisa menimbulkan resistensi obat, yang akan memperpanjang proses penyembuhan,” jelasnya.
Dengan hadirnya alat diagnosa TBC portabel ini, Dinkes Kabupaten Balangan berharap dapat mengurangi penyebaran penyakit ini secara signifikan. “Kesehatan masyarakat adalah prioritas kami. Kami mengajak seluruh warga untuk mendukung upaya ini agar Kabupaten Balangan bebas dari TBC,” tutupnya.
Editor : M. Ramli Arisno