Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jelang Haul Sekumpul, Martapura Sudah Dipadati Jemaah

M Fadlan Zakiri • Sabtu, 4 Januari 2025 | 14:21 WIB
SESAK: Ribuan jemaah memadati kawasan Sekumpul, Martapura pada H-2 peringatan momen 5 Rajab 1446 H.
SESAK: Ribuan jemaah memadati kawasan Sekumpul, Martapura pada H-2 peringatan momen 5 Rajab 1446 H.

MARTAPURA – Dua hari jelang peringatan momen 5 Rajab 1446 H, atau Haul Abah Guru Sekumpul, kawasan Martapura, Kabupaten Banjar sudah dipadati ratusan ribu jemaah. Hal ini bisa dilihat lewat banyaknya jemaah yang memadati wilayah Kota Serambi Mekkah ini sejak Jumat (3/1) pagi.

Bahkan, sekitar pukul 15.23 Wita, ribuan kendaraan yang memiliki stiker “Jemaah Sekumpul” sudah memadati lalu lintas Jalan Ahmad Yani Martapura, hingga kawasan Sekumpul.

Sementara untuk di kawasan sekitar Kubah Guru Sekumpul sendiri, ribuan jemaah tampak sudah memadati trotoar, warung, hingga halaman toko pakaian.

Terpantau juga para relawan yang mengatur lalu lintas di kawasan Kubah Guru Sekumpul yang mengarahkan pejalan kaki agar tidak mengganggu pengguna jalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana mengatakan kepadatan lalu lintas di wilayah Martapura ini mulai terjadi sejak siang hari. Tepatnya setelah Salat Jumat.

“Setelah selesai Jumatan semakin padat, terutama di kawasan sekitar Sekumpul. Itu juga ada relawan yang berjaga untuk membantu mengatur lalu lintas,” katanya.

Alhasil, arus lalu lintas di sepanjang Jalan A Yani baik dari arah Hulu Sungai menuju Banjarmasin maupun sebaliknya mengalami kemacetan.

Di kawasan sekitar Kubah Abah Guru Sekumpul sendiri juga sudah dipenuhi jemaah yang ingin berziarah. Para petugas pun terlihat sangat sibuk mengatur arus lalu lintas agar kepadatan di kawasan Sekumpul tidak membuat kemacetan.

Salah satu peziarah asal Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Chari mengatakan berangkat sendiri menggunakan bus. “Saya sampai di Sekumpul sekitar pukul 09.00 Wita,” ujarnya saat ditemui di sekitar Musala Ar Raudhah Sekumpul.

Kedatangannya ini, ungkap Chari, pengalaman pertamanya untuk menghadiri Haul Abah Guru Sekumpul. “Insya Allah, saya akan menginap di masjid atau di penginapan gratis yang telah disediakan,” tambahnya.

Tidak hanya dari Kaltim, jemaah Haul ke-20 Guru Sekumpul juga ada dari Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah. Di antaranya rombongan Didi. Ia bersama keluarganya sampai dengan selamat menggunakan kelotok melalui jalur sungai.

Didi bersama rombongan berangkat dari Katingan sejak Selasa (31/12) tadi. Sempat istirahat di Kuin dan Sungai Tabuk, sebelum berlabuh di dermaga Ponpes Darussalam Martapura.

“Alhamdulillah, kami ada 5 rombongan sampai dengan selamat. 1 rombongannya kurang lebih berjumlah 15 jemaah,” ungkapnya.

Didi mengaku bahwa ini merupakan kedatangan yang kedua kalinya ke Haul Sekumpul menggunakan kelotok. Sebab dengan lewat jalur sungai, kata Didi, ia bisa menghindari kemacetan di jalan raya.

“Tahun-tahun sebelumnya, kami pakai mobil. Pasti kena macet. Jadi mending lewat air, kan lebih enak tidak ada yang macet seperti kalau lewat jalur darat,” bandingnya.

Selain itu, Didi beserta rombongan juga sudah disediakan tempat menginap dan makanan gratis dari warga sekitar. “Alhamdulillah dan terima kasih kepada warga dan relawan di sini, sudah menerima kami dengan sangat baik,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya bersama keluarga setiap tahun selalu datang ke Martapura untuk menghadiri Haul Guru Sekumpul. “Tentunya senang bisa sampai ke sini, berkumpul dengan jemaah lainnya dengan rasa cinta kepada Guru Sekumpul,” tutupnya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#jemaah #Haul #Banjar #Sekumpul