Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Konser di Kotabaru, Artis Cerita Pengalaman Mistis dan Saranjana

Jumain Radar Banjarmasin • Jumat, 3 Januari 2025 | 15:17 WIB

PENASARAN: Tiga artis yang penasaran dengan Saranjana di Kotabaru.
PENASARAN: Tiga artis yang penasaran dengan Saranjana di Kotabaru.
KOTABARU – Setiap artis yang datang ke Kotabaru hampir rata-rata penasaran dengan Saranjana, sebuah cerita tentang kota gaib di Pulau Laut.

Beberapa artis yang sempat diwawancarai oleh Radar Banjarmasin, seperti Felix Irawan, Fanni Soegi, dan Rio Clappy, mengungkapkan ketertarikan mereka terhadap kisah ini.

Saranjana adalah legenda yang berasal dari Kerajaan Halimun, yang terletak di Pulau Laut, kini dikenal sebagai Kotabaru.

Diceritakan bahwa kerajaan ini dihuni oleh makhluk gaib, dipimpin oleh Raja Pakurindang, yang memiliki dua anak, Sambu Batung dan Sambu Ranjana.

Sambu Batung adalah sosok yang lincah dan mudah bergaul, sementara Sambu Ranjana lebih suka kesunyian dan ketentraman. 

Konflik antara keduanya memuncak dalam sebuah sidang istana yang berujung pada bencana, di mana kerajaan tersebut terpengaruh oleh kesaktian Kerajaan Banjar.

Sambu Batung menerima ajaran Islam dan menetap di Pulau Laut, sedangkan Sambu Ranjana menolak dan tinggal di Pulau Laut Kepulauan yang kini dikenal sebagai Saranjana.

Felix Irawan, saat konser di Kotabaru pada 19 November 2023, mengaku pernah mendengar cerita Saranjana.

Ia terkejut saat memasuki ruang tunggu artis dan melihat seorang panitia kerasukan sambil menari.

“Saya merinding, saat masuk ke ruang tunggu dan mendengar gamelan. Apakah ini ada kaitannya dengan Saranjana? Soalnya merinding banget,” ungkap Felix, yang namanya mencuat setelah mengcover lagu di YouTube.

Fanni Soegi, yang konser di Meranti Putih Performance ARTS FEST (MP2F) #3 di Kotabaru pada 21 November 2024, juga terkejut mengetahui bahwa kisah Saranjana ada di Bumi Sa-Ijaan.

“Saya sering mendengar Kotabaru, dan saya juga hapal lagunya Kotabaru Gunungnya Bamega. Oh ternyata Saranjana ada di kota ini, saya memang belum nonton tapi dengar ceritanya cukup mistis,” ujarnya.

Namun, ia menambahkan bahwa setelah datang ke Kotabaru, tidak ada kesan menyeramkan, malah merasa bangga melihat alam yang masih asri.

Rio Clappy, yang konser di Festival Warna pada 31 Desember 2024, mengingat cerita horor yang disampaikan Ari Lasso tentang konsernya di Kotabaru.

“Tapi ternyata, setelah datang ke sini, Kotabaru tidak seseram yang saya bayangkan dari cerita yang ada. Saya selalu mengucapkan Assalamu’alaikum saat datang ke kota manapun, karena tujuan saya untuk menghibur masyarakat,” tuturnya.

Editor : M. Ramli Arisno
#Kotabaru #legenda #konser #saranjana #artis