MARTAPURA - Bagi jemaah Haul Guru Sekumpul yang membawa anak kecil diminta untuk tidak lengah atas keselamatan anaknya. Salah satu langkah penting adalah mengalungi kartu identitas anak untuk memudahkan identifikasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Kartu tanda pengenal ini bisa dibuat sendiri, atau dengan memakaikan kalung ID card yang disediakan oleh Relawan Sekumpul.
Isi kartu identitas itu beirisi informasi tentang anak yang bersangkutan. Mulai dari nama anak, alamat, nama orang tua hingga kontak atau nomor telepon yang bisa dihubungi.
Dengan membawa kartu identitas ini, relawan yang bertugas akan lebih mudah membantu jika anak Anda terpisah dari rombongan.
“Supaya kami (relawan, red) mudah untuk mengenali dan mencarikan orang tuanya, kalau ada anak yang terpisah dari rombongan,” kata Daus, salah satu Relawan Sekumpul di Martapura.
Hal ini sejalan dengan imbauan yang sudah dikeluarkan Tim Induk Sekumpul pada 6 Desember lalu. Di sana, juga tertulis imbauan agar jemaah dengan usia lanjut (lansia) juga dipakaikan kartu pengenal.
“Yang membawa anak-anak dan atau lanjut usia, bisa mempersiapkan tanda pengenal yang ada nomor telepon digantung di leher,” bunyi imbauan itu.
Selain dikalungkan, tanda pengenal itu juga bisa disisipkan di kantong atau saku baju yang bersangkutan, untuk memudahkan relawan ketika terpisah dari rombongan.
Daus berharap setiap jemaah momen 5 Rajab nanti, untuk selalu mengikuti arahan dari relawan dan aparat yang bertugas. “Jangan memaksakan berangkat jika situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan,” pesannya.
Selain untuk anak dan lansia, Tim Induk Sekumpul juga mengimbau jemaah untuk memasangkan stiker pada kendaraan yang dinaikinya. Penggunaan stiker ini untuk mempermudah identifikasi asal daerah kendaraan oleh petugas dan relawan, serta memastikan pengaturan jalur dan parkir lebih tertib.
Tim Induk Sekumpul telah mengatur panduan penggunaan stiker berdasarkan warna dan daerah. Biru untuk kendaraan dari daerah Hulu Sungai dan Kalimantan Timur (Kaltim). Merah untuk kendaraan dari Palangka Raya dan Banjarmasin. Kuning untuk kendaraan dari Pelaihari dan Kotabaru.
Setiap stiker juga mencantumkan kolom untuk menuliskan asal daerah dan nomor kontak pemilik kendaraan.
Demi kemudahan identifikasi, jemaah tidak boleh menambahkan logo apapun pada stiker yang desainnya sudah disiapkan oleh Tim Induk Sekumpul.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief