Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jelang Haul Sekumpul, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

M Fadlan Zakiri • Senin, 23 Desember 2024 | 10:24 WIB
PENUH: Suasana Jalan A Yani di Martapura, Kabupaten Banjar saat haul ke-19 Guru Sekumpul awal Januari 2024.
PENUH: Suasana Jalan A Yani di Martapura, Kabupaten Banjar saat haul ke-19 Guru Sekumpul awal Januari 2024.

MARTAPURA - Rekayasa arus lalu lintas kembali akan diterapkan saat haul ke-20 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul.

Wakapolres Banjar Kompol Faisal Amri Nasution mengatakan, penerapan rekayasa lalu lintas dilakukan pada 5 Januari 2025 nanti.

Dalam rekayasa itu, truk bermuatan besar, kecuali yang mengangkut BBM dan bahan pokok penting lainnya, tidak diperkenankan melewati Martapura. Dan dialihkan ke jalur Mataraman-Sungai Ulin atau ke jalur Margasari-Batola.

“Tujuannya untuk memperlancar arus jemaah menuju lokasi acara haul yang terpusat di Sekumpul,” ungkap Faisal.

Agar hal tersebut bisa terlaksana, ia berharap nantinya ada pos arus lalu lintas di jalur Batulicin-Banjarbaru yang merupakan akses baru menuju Sekumpul Martapura.

Selain itu dia berharap jembatan di Sungai Atanik Mataraman dapat digunakan mengingat haul sudah dekat.

“Laporan yang kami terima, jembatan bisa diuji coba sebelum haul. Mudah-mudahan itu benar bisa dilewati. Karena itu menjadi akses vital jemaah dari Hulu Sungai melalui Jalan A Yani,“ jelas Faisal.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kalsel Fitri Hernadi mengatakan, pengalihan arus truk besar menunggu aba-aba dari tuan rumah Sekumpul.

“Kami menunggu dari shohibul bait (tuan rumah), biasanya berkoordinasi dengan Dishub Kabupaten Banjar,” katanya.

Surat larangan truk besar melintas ketika haul, lanjut Fitri, akan diterbitkan gubernur setelah dibahas Dishub Banjar, Ditlantas Polda Kalsel, Satlantas Polres Banjar serta stakeholder lainnya. “Nanti dikabarkan lanjutannya jika sudah terbit (surat edaran larangan melintas),” tukasnya

Guna mempermudah panitia di lapangan, Tim Induk Sekumpul mengkategorikan tiga kendaraan asal jamaah dengan menggunakan stiker berwarna.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini juga ada tiga warna stiker yang nanti bisa dipasang di kendaraan jemaah saat menuju lokasi haul.

Biru untuk jemaah dari Hulu Sungai via Jalan A Yani atau Margasari- Jejangkit. Merah untuk jemaah dari Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, Kecamatan Gambut, dan Sungai Tabuk.

Kemudian kuning untuk jemaah asal Tanah Laut, Tanbu dan Kotabaru. Tiap-tiap stiker ditulis nama desa/kelurahan dan nomor telepon/WA penanggung jawab rombongan.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#Lalu Lintas #Haul #Banjar #Sekumpul