Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pesimis Rampung Akhir Tahun, Progres Jembatan Cemara Ujung-Sungai Andai Baru 72 persen

Endang Syarifuddin • Senin, 16 Desember 2024 | 10:37 WIB
22 MILIAR: Tahun 2024 tersisa dua pekan lagi. Sementara progres proyek Jembatan Cemara Ujung-Sungai Andai baru 72 persen.
22 MILIAR: Tahun 2024 tersisa dua pekan lagi. Sementara progres proyek Jembatan Cemara Ujung-Sungai Andai baru 72 persen.

BANJARMASIN - Setelah menginspeksi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih, Komisi III DPRD Banjarmasin meninjau progres pembangunan Jembatan Cemara Ujung-Sungai Andai, Sabtu (12/12).

Mengacu kontrak, proyek senilai Rp22 miliar itu mestinya rampung pada 27 Desember 2024. Namun, Komisi III pesimis proyek itu rampung tepat waktu.

Mengingat secara fisik, baru struktur di kedua ujung jembatan di kawasan Cemara Ujung dan Sungai Andai yang selesai dibangun. Sementara bentang tengahnya belum dikerjakan.

"Saya tekankan tadi di lapangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) harus mengejar penyelesaian di akhir tahun sesuai kontrak," kata Ketua DPRD Banjarmasin, Rikval Fachruri, usai meninjau.

Dia memastikan, dewan akan mengawasi proyek-proyek infrastruktur yang krusial.

"Jembatan ini dianggarkan dua tahap, APBD murni 2024 Rp12 miliar dan APBD perubahan Rp10 miliar," jelasnya.

Jembatan ini bertujuan untuk memecah kemacetan lalu lintas di kawasan Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

"Harapan kami bisa cepat, selesai tepat waktu," pungkas Rikval.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah menyebut progres proyek mencapai 72 persen. Di sisa waktu yang ada, kontraktor harus mengebut pengerjaan oprit dan bentang tengah jembatan.

"Pengerjaannya akan dioptimalkan lagi," janji Suri.

Diterangkannya, pengerjaan jembatan sempat molor lantaran belum beresnya proses pembebasan lahan. Namun setelah diselesaikan, langsung dikerjakan.

"Memang ada kendala di awal. Sempat molor satu bulan karena pembebasan lahan di sisi kawasan Cemara Ujung," terang Suri.

Menurutnya, proyek ini bisa digenjot karena sebagian besar material sudah siap di lokasi. "Kita lihat nanti seperti apa hingga akhir tahun," tutupnya.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#proyek #banjarmasin #jembatan #pembebasan lahan #Infrastruktur