Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kurangi Risiko Batingsor, BPBD Balangan Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Bulan Ini

M Dirga • Jumat, 13 Desember 2024 | 14:11 WIB
BERSAMA: BPBD Balangan memperkuat koordinasi dengan TNI-Polri dan pihak lainnya dalam penetapan status siaga bencana di Kabupaten Balangan, Kamis (12/12/2024). (Foto: Rahmi untuk Radar Banjarmasin)
BERSAMA: BPBD Balangan memperkuat koordinasi dengan TNI-Polri dan pihak lainnya dalam penetapan status siaga bencana di Kabupaten Balangan, Kamis (12/12/2024). (Foto: Rahmi untuk Radar Banjarmasin)

PARINGIN - Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan telah menetapkan status siaga bencana untuk menghadapi banjir, puting beliung, dan tanah longsor (Batingsor) mulai 12 Desember 2024 hingga 30 April 2025.
Penetapan ini dilakukan setelah memperhatikan informasi dari BMKG Provinsi Kalimantan Selatan mengenai puncak musim hujan yang diperkirakan akan terjadi pada Desember 2024.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, Rahmi mengungkapkan keputusan ini diambil berdasarkan hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa Kabupaten Balangan sudah memasuki musim hujan.

Oleh karena itu, BPBD menetapkan status siaga bencana untuk mengantisipasi potensi bencana yang mungkin terjadi dalam periode tersebut.
“Kami memperkirakan musim hujan akan berlangsung hingga April 2025. Dengan pertimbangan tersebut, kami menetapkan status siaga Batingsor dari Desember 2024 hingga 30 April 2025,” ujar Rahmi, Jumat (13/12/2024).
Sebagai bagian dari langkah kesiapsiagaan, BPBD juga memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk TNI-Polri, serta mempersiapkan segala peralatan dan personel untuk penanganan di lapangan.

BPBD bakal mendirikan posko induk untuk mengendalikan situasi jika terjadi bencana, serta terus memantau wilayah rawan bencana, terutama banjir.
Rahmi mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya yang bisa terjadi kapan saja.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor untuk memeriksa keadaan sekitar secara rutin, terutama saat intensitas hujan meningkat.

"Apabila ada tanda-tanda atau situasi yang mencurigakan, seperti genangan air yang terus meningkat atau tanah yang mulai bergerak, segera laporkan kepada BPBD atau pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.
BPBD Balangan juga mengingatkan pentingnya persiapan pribadi dan keluarga dalam menghadapi bencana.
Mulai dari peralatan darurat dan jalur evakuasi yang jelas, serta pastikan seluruh anggota keluarga tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana.

"Kesadaran dan kesiapsiagaan adalah kunci untuk mengurangi risiko," tambah Rahmi.
Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keselamatan diri dan orang lain.
"Kita semua harus bekerja sama untuk mengurangi dampak bencana. Masyarakat diharapkan selalu mematuhi petunjuk dan arahan dari petugas terkait yang sudah disiapkan di lapangan," tutupnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#BPBD #Balangan #BATINGSOR #siaga bencana