Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bikin Penonton Takjub, Musik Alahai Bajau Samah Binaan Disparpora Kotabaru Tampil di Event Lipu Celebes Festival Banggai Sulteng

Jumain Radar Banjarmasin • Kamis, 12 Desember 2024 | 18:46 WIB
TAMPIL:Musik Alahai Suku Bajau Kotabaru Kalsel tampil di acara Festival Jalur Rempah, Lipu Celebes Banggai Sulteng.(Foto:Jumain/ Radar Banjarmasin)
TAMPIL:Musik Alahai Suku Bajau Kotabaru Kalsel tampil di acara Festival Jalur Rempah, Lipu Celebes Banggai Sulteng.(Foto:Jumain/ Radar Banjarmasin)

BANGGAI - Difasilitasi Kementerian Kebudayaan RI dan Pemkab Banggai, grup musik Alahai Suku Bajau Binaan Disparpora Kotabaru Provinsi Kalsel bikin penonton Festival Jalur Rempah Lipu Celebes di Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) takjub, Rabu (11/12/2024) malam.

Event kebudayaan ini digagas Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai, Provinsi Sulteng pada 11-15 Desember 2024 di RTH Teluk Talong, Kota Luwuk, Kabupaten Banggai.

Kegiatan event ini mulai dari Kongres Nasional Sama Bajau, ekspedisi perahu Sandeq, pameran Etnografi Banggai, Gelaran Budaya Wallacea, dan Pasar Pesisir Lalong. Suku Bajau Samah Kotabaru jadi penampil pertama di ajang tersebut.

Kemudian, dilanjutkan penampilan tari dari Kabupaten Tojo Una Una (Sulteng), Ternate (Maluku Utara), Polewali Mandar (Sulawesi Barat), Bulukumba (Sulawesi Selatan), dan Banggai (Sulteng) selaku tuan rumah.

Dari penampilan Musik Alahai tersebut, semua mata penonton dibuat heran karena musiknya merasuki jiwa.

Ditambah lagi syair-syair kesedihan Suku Bajau yang banyak hidup di laut, disampaikan melalui lagu dengan judul Iko Iko dan Alahai.

Kai Mukhtar, Sang Maestro Suku Bajau Samah Kotabaru menjelaskan sangat terharu, karena suku Bajau dari seluruh Indonesia dan luar negeri berkumpul.

“Saya pernah tampil di Jakarta, bahkan Australia. Tapi, tampil di ajang ini sangat berkesan, karena lagu yang menceritakan kesedihan nelayan ini banyak dimengerti,” ujarnya.

Diperjelas Kai Mukhtar, lagu Iko Iko menceritakan tentang suka duka kerja di laut, sampai melawan badai demi anak istri dirumah. "Tidak jarang juga beberapa teman ada yang hanya pulang jasad. Dan beberapa juga tidak ditemukan sampai sekarang,” sedihnya.

Sementara, Fitri Fahriannoor Koordinator Tim Musik Alahai dari Disparpora Kotabaru juga sangat senang, bisa mengantarkan Musik Alahai tampil di acara kumpulnya Suku Bajau Samah di Indonesia ini. “Alhamdulillah, jaringan seniman selalu bertambah. Dan ini juga langkah kami dari Kotabaru memperkenalkan budaya sampai ke Banggai, Sulteng,” syukurnya.

Terpisah, Kamis (12/12/2024) sore, Subrata Kalape, Kabid Kebudayaan Disdikbud Banggai juga menjelaskan acara yang diadakannya ini. Digambarkannya, event ini untuk menghubungkan antara para suku Bajau Samah di Indonesia yang dibungkus dengan Khasanah budaya yang ada di Bumi Sulawesi. “Untuk namanya, Lipu Celebes, sebuah festival yang ada di Sulawesi yang kemudian menghadirkan secara jalur rempah,” jelasnya.

Kemudian tambahnya, acara ini juga merupakan pameran etnografi yang bertujuan menguatkan etnografi di kebudayaan Banggai sekaligus menjalin relasi untuk kerja sama. “Ini langkah awal, dan ini akan kami buat berkesinambungan. Rencananya ke depan akan kami adakan dengan skala Internasional event,” tutupnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#banggai #Festival Jalur Rempah #Kalsel #sulawesi tengah #Pemkab Kotabaru