Jembatan Simpang Ulin, Banjarmasin Tengah akan dibongkar. Tentunya berdampak pada penutupan Jalan Simpang Ulin.
****
BANJARMASIN – Penutupan ini terjadi terutama yang datang dari Jalan Veteran, hendak ke Jalan Simpang Ulin, menuju RSGM, Duta Mall atau berbelok ke Jalan A Yani. Penutupan ini terjadi selama 90 hari.
Penutupan jalan dilakukan karena ada pembangunan jembatan simpang Ulin yang menjadi penghubung ke Jalan Veteran. Direncanakan penutupan akan dimulai Senin (9/12) depan.
Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Edwin Widya Dirotsaha Putra, melalui Kasubnit 3 Kamsel, Aiptu Budiono menjelaskan pembongkaran jembatan ini masih berkaitan dengan proyek revitalisasi kapasitas Sungai Veteran Tahap I. Untuk saat ini, proyek tersebut sudah sampai pada tahap pemasangan CCSP W 500 atau siring sungai.
"Sehingga jembatan yang menghubungkan Jalan Simpang Ulin dengan Jalan Veteran ini turut dibongkar, dan akan ditutup mulai tanggal 9 Desember 2024," terang Budiono, Selasa (3/12) sore.
Satlantas Polresta Banjarmasin mengimbau bagi masyarakat yang ingin menuju Duta Mall atau ke RSGM bisa dari Jalan A Yani.
Budiono memprediksi penutupan jalan ini jika tidak diantisipasi akan berdampak pada kepadatan lalu lintas di Jalan A Yani Km 2. "Kita akan berkoordinasi dengan Dishub Banjarmasin," ujarnya.
Project HSE Manager Adhi-Minarta KSO, Erick Candra Winata mengatakan jembatan tersebut akan dibongkar dan akan diganti dengan jembatan yang baru.
"Jadi untuk jembatan ini akan kita lakukan pemancangan juga. Jadi harus dilakukan pembongkaran, dan sebagai gantinya nanti akan kita renovasi ulang lagi dengan yang baru,” ujar Erick.
Desain jembatan akan dibuat sesuai dengan aturan yang ada di Kota Banjarmasin.
"Jembatan baru akan lebih lebar dan juga melengkung ke atas, akan lebih tinggi. Konsepnya ingin mengembalikan Kota Seribu Sungai, sehingga nanti perahu bisa melintas di bawahnya," terangnya.
Erick Chandra menambahkan proyek pembangunan jembatan diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih selama tiga bulan.
"Kalau tidak ada kendala, akan selesai dalam 3 bulan. Tapi ini memasuki musim penghujan, SOP kami ketika hujan menghentikan pekerjaan. Sebab alat-alat seperti crane tinggi berpotensi tersambar petir," ungkapnya.
Sejauh ini pengerjaan proyek tahap I peningkatan kapasitas Sungai Veteran perkembangannya sudah 5 persen. "Sedikit kendala lantaran intensitas hujan," tutupnya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief