Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Finishing Tugu Selawat Kota Amuntai Berlanjut ke Tahun 2025

M Akbar Radar Banjarmasin • Selasa, 3 Desember 2024 | 13:38 WIB

IKON: Tugu Selawat Kota Amuntai, di Jalan Norman Umar, Kelurahan Murung Sari, menjadi ikon baru di Kota Amuntai, meski belum rampung sepenuhnya. (Foto: M.Akbar/Radar Banjarmasin)
IKON: Tugu Selawat Kota Amuntai, di Jalan Norman Umar, Kelurahan Murung Sari, menjadi ikon baru di Kota Amuntai, meski belum rampung sepenuhnya. (Foto: M.Akbar/Radar Banjarmasin)
IKON: Tugu Selawat Kota Amuntai, di Jalan Norman Umar, Kelurahan Murung Sari, menjadi ikon baru di Kota Amuntai, meski belum rampung sepenuhnya. (Foto: M.Akbar/Radar Banjarmasin)
IKON: Tugu Selawat Kota Amuntai, di Jalan Norman Umar, Kelurahan Murung Sari, menjadi ikon baru di Kota Amuntai, meski belum rampung sepenuhnya. (Foto: M.Akbar/Radar Banjarmasin)
AMUNTAI - Kehadiran tugu selawat di Kota Amuntai setinggi 17 meter, menambah ikon kota di daerah ini, selain tugu Itik Alabio.

Di penghujung tahun 2024 ini, tugu dengan kaligrafi bertuliskan selawat yang terbuat dari kuningan itu, sedikit lagi rampung.

Pengamatan awak media ini, di Jalan Norman Umar Kelurahan Murung Sari, Selasa (3/12/2024), dimana tugu selawat berada aktivitas pekerja sudah berkurang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten HSU Amos Silitonga, menyampaikan, untuk pengerjaan proyek tugu selawat sudah hampir rampung.

“Aktivitas pekerja sudah tidak ramai lagi. Dan akan ditindak lanjuti pada tahap dua di tahun 2025 nanti,” ujarnya lewat sambungan telepon.

Adapun fokus progres pengerjaan pada tahap dua yakni perluasan bundaran di sekitar tugu, kolam di seputaran tugu dan ornamen pelengkap tugu.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Saiful, menyampaikan, untuk ikon baru Kota Amuntai ini, memiliki tinggi total 17 meter.

“Tembaga dan kuningan yang saat ini ada tulisan salawat tingginya 10 meter, struktur beton tujuh meter total kurang lebih 17 meter,” sampainya.

Bahkan diameter beton juga 17 meter. “Filosofinya menggambarkan 17 kali jumlah rakaat pada salat wajib,” tambahannya.

Sementara itu, Ami warga Kota Amuntai, menyampaikan, tugu selawat ini belum selesai saja, sudah menarik untuk dilihat.

“Tinggi dan ada tulisan salawat baik kiri dan kanan pada hiasan tugu, sungguh mencerminkan Kota Amuntai, sebagai daerah yang agamis,” ujarnya singkat.

Untuk diketahui proyek tugu selawat di bundaran Kota Amuntai ini, menelan anggaran 1,8 miliar lebih, pada tahap satu.

Lama pengerjaan 150 hari kalender ditambah 180 hari masa pemeliharaan. Untuk tahap dua akan dilakukan pada awal tahun 2025, mendatang.

Editor : Arif Subekti
#hsu kalsel #kalimantan selatan #Amuntai #pupr #Tugu